KUALA KURUN – Aktivitas tambang emas yang diduga ilegal di wilayah Kecamatan Miri Manasa disebut semakin marak dan berlangsung secara terang-terangan. Sejumlah alat berat jenis excavator bahkan dikabarkan terlihat bergerak menuju kawasan Puruk Sandukui yang diketahui merupakan kawasan hutan lindung dan telah memiliki Surat Keputusan (SK) penetapan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.
Dugaan aktivitas tambang ilegal tersebut juga ramai diperbincangkan di media sosial. Beberapa akun warga net di platform TikTok seperti @holymolyy_ dan Juhu.Bajei mengunggah video yang memperlihatkan aktivitas pengerukan menggunakan alat berat, proses pembersihan emas, hingga hasil penjualan yang dipamerkan secara terbuka.
Fenomena tersebut memicu keresahan masyarakat karena aktivitas pertambangan menggunakan alat berat dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan cukup serius. Selain merusak kawasan hutan lindung, aktivitas tersebut juga dikhawatirkan memicu banjir, kerusakan daerah aliran sungai, hingga mengganggu kehidupan masyarakat sekitar.
Warga menilai aktivitas tambang di kawasan hutan lindung seharusnya mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum dan instansi terkait, terlebih berbagai dokumentasi aktivitas tambang kini beredar luas di media sosial.
Ironisnya, ketika dugaan aktivitas tersebut diberitakan oleh media, muncul sejumlah komentar bernada negatif yang justru menyudutkan pihak media. Padahal, sebagian besar dokumentasi yang beredar berasal dari unggahan para pekerja maupun pihak yang berada langsung di lokasi tambang.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta instansi terkait segera melakukan penelusuran mendalam terhadap dugaan aktivitas tambang ilegal tersebut. Penindakan tegas dinilai penting guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas di kawasan hutan lindung Kecamatan Miri Manasa.
Selain itu, warga juga meminta adanya pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas pertambangan di wilayah pedalaman Kalimantan Tengah agar kelestarian lingkungan tetap terjaga dan tidak menimbulkan dampak berkepanjangan bagi masyarakat sekitar.
























