PALANGKA RAYA — Tim BPK Kamboja kembali menunjukkan kesiapsiagaannya dalam menangani kondisi darurat. Untuk kedua kalinya di hari yang sama, tim melakukan evakuasi ular piton di lokasi berbeda, kali ini di Jalan Beliang Ujung dekat Bundaran Garuda, tepatnya di rumah nomor 193. (05/05/2026)
Seekor ular piton dengan panjang sekitar 4 meter dan diameter kurang lebih 3,5 inci ditemukan berada di dalam kandang ternak ayam milik seorang warga. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang nenek pemilik kandang saat hendak memberi makan ayam peliharaannya.

Biasanya, ayam-ayam tersebut akan menyambut dengan suara riuh saat pemilik datang membawa pakan. Namun kali ini suasana kandang justru sunyi tanpa suara, menimbulkan kecurigaan.
Saat diperiksa lebih dekat, sang nenek awalnya mengira terdapat kain bermotif belang di dalam kandang. Namun setelah diamati dengan seksama, benda tersebut ternyata adalah seekor ular piton besar yang sedang melingkar dalam kondisi kenyang.
Mengetahui hal tersebut, sang nenek segera memberitahukan kepada anak-anaknya. Dari hasil pengecekan, diketahui ular tersebut telah memangsa satu ekor ayam serta membunuh satu ekor ayam lainnya.
Mendapat laporan dari keluarga, pihak anak segera menghubungi layanan cepat gawat darurat BPK Kamboja melalui nomor 0852 4925 8734. Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh tim.
Tim BPK Kamboja kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan mobil operasional Carry Box dengan membawa tiga personel lengkap dengan peralatan evakuasi. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan pelapor yang telah menunggu dan menunjukkan posisi ular.
Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat ukuran ular yang cukup besar. Dalam waktu kurang lebih 30 menit, ular piton berhasil diamankan dan dimasukkan ke dalam karung.
Setelah proses evakuasi selesai, ular tersebut kemudian dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari pemukiman warga guna menjaga keselamatan masyarakat sekaligus keseimbangan ekosistem.
Sucipto selaku Komandan BPK Kamboja sekaligus Inspektur Muda Ahli Kebakaran menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi bukti pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi gangguan satwa liar, terutama di wilayah yang berdekatan dengan lingkungan alami.

“Ini adalah evakuasi kedua dalam satu hari. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan segera melaporkan jika menemukan kondisi serupa. Layanan cepat gawat darurat BPK Kamboja siap membantu 24 jam,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa setiap penanganan dilakukan secara profesional dengan mengutamakan keselamatan warga serta tetap menjaga kelestarian satwa.
Kehadiran BPK Kamboja di Kota Palangkaraya memberikan nilai tambah yang besar bagi masyarakat. Selain memiliki respons cepat dalam kondisi darurat, tim ini juga memberikan rasa aman serta menjadi solusi terpercaya dalam penanganan berbagai situasi, mulai dari kebakaran hingga evakuasi satwa liar.
Dengan markas yang berlokasi di Jalan Kamboja / Jalan Kenanga No.12, di belakang Rumah Sakit Advent Kota Palangkaraya, BPK Kamboja terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui layanan cepat gawat darurat yang siap siaga kapan pun dibutuhkan.

























