Kasus Penganiayaan di Mahir Mahar Tuai Sorotan, Warga Minta Penanganan Serius ODGJ

Siap diputar

PALANGKA RAYA – Peristiwa penganiayaan brutal yang terjadi di kawasan warung lintas Jalan Mahir Mahar, Kota Palangka Raya, Kamis pagi (14/5/2026), memicu keprihatinan sekaligus keresahan luas di tengah masyarakat.

Korban, seorang wanita yang akrab disapa Memey, mengalami luka berat akibat serangan senjata tajam yang diduga dilakukan pria bernama Nando.

Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat itu mengalami luka serius di sekujur tubuh, termasuk kedua tangannya yang mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam.

Kejadian tersebut sontak menjadi perbincangan luas di media sosial. Banyak warganet menyoroti dugaan kondisi kejiwaan pelaku yang disebut-sebut merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), namun masih berkeliaran bebas di lingkungan masyarakat.

Baca juga »  Antrean BBM di SPBU Set Adji Mengular hingga Duta Mall, Warga Rela Bermalam Menunggu Pengisian

Sejumlah komentar warganet mempertanyakan pengawasan terhadap pelaku yang dinilai telah beberapa kali meresahkan warga sekitar.

“Orangnya memang gila dan baru keluar dari rumah sakit jiwa. Yang heran kenapa dibiarkan berkeliaran,” tulis akun media sosial bernama Penilombah.

Komentar serupa juga disampaikan akun lain yang meminta aparat dan pihak terkait memberikan penanganan lebih serius terhadap ODGJ yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga.

“Kalaupun memang benar itu ODGJ harus segera ditindaklanjuti karena sudah membahayakan nyawa orang lain,” tulis akun Bangkhosim.

Warga sekitar mengaku selama ini merasa resah dengan perilaku pelaku yang kerap membawa senjata tajam dan menunjukkan perilaku tidak stabil, terutama di kawasan warung lintas Mahir Mahar yang ramai aktivitas pada malam hari.

Baca juga »  Komitmen Inklusivitas, Pemerintah Kota Palangka Raya Raih Penghargaan Program GESIT dari KIAT

Beberapa warga bahkan menyebut kejadian serupa diduga bukan kali pertama terjadi.

“Tolong pak polisi jangan dibebaskan lagi, kami yang sering lewat situ takut karena bukan pertama kali,” tulis akun Dewiharianto.

Sementara akun Linda mengaku sempat melihat seseorang yang diduga pelaku berjalan di kawasan Jalan G Obos sambil membawa mandau dengan kondisi tubuh berlumuran darah sebelum kejadian terungkap.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan berkoordinasi dengan RSJ Kalawa Atei guna memastikan kondisi kejiwaannya.

Kasus ini sekaligus menjadi perhatian masyarakat terkait pentingnya pengawasan dan penanganan terhadap ODGJ yang berpotensi membahayakan keselamatan publik agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 01.34.51
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 03.42.53
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 04.08.21
Ads 1200x600
Back to top button
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online KALTENG PLUS!!