Ratusan Warga LDII Kapuas Gelar Salat Idul Adha dan Sembelih 19 Hewan Kurban

Siap diputar

KUALA KAPUAS – Ratusan warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kapuas memadati Masjid Al Muhajir di kawasan Kompleks Sumber Kurnia, Kuala Kapuas, untuk melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah berjamaah, Rabu (27/5/2026).

Pelaksanaan ibadah berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Bertindak sebagai khatib sekaligus imam dalam pelaksanaan Salat Idul Adha tersebut yakni Ustaz Risdianto.

Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan warga LDII sebagai bentuk ibadah sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.

Ketua DPD LDII Kapuas, H. Kamaludin mengatakan total hewan kurban yang disembelih tahun ini mencapai 15 ekor sapi dan 4 ekor kambing.

Khusus di Kota Kuala Kapuas, penyembelihan dilakukan terhadap 7 ekor sapi dan 4 ekor kambing, sementara sisanya dilaksanakan di sejumlah PAC LDII yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Kapuas.

“Kami sangat bersyukur warga LDII masih diberikan kemampuan untuk melaksanakan ibadah kurban. Ada yang berkurban sendiri dan ada juga secara patungan,” ujarnya.

Menurut Kamaludin, hakikat kurban bukan hanya menyembelih hewan, tetapi juga menjadi sarana melatih keikhlasan, ketakwaan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Kurban mengajarkan kita untuk menghilangkan sifat sombong dan kikir. Yang sampai kepada Allah SWT bukan darah dan dagingnya, tetapi ketakwaan dan keikhlasan umat,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial dan semangat berbagi di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Saat kita menyerahkan hewan kurban, sejatinya kita sedang belajar melepaskan ego kepemilikan dan memperkuat kepedulian sosial kepada sesama,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat DPD LDII Kapuas, H. Subagio menuturkan warga LDII selalu berupaya agar dapat melaksanakan ibadah kurban setiap tahun karena besarnya nilai ibadah dan pahala yang terkandung di dalamnya.

Menurutnya, sistem patungan juga menjadi solusi bagi warga yang belum mampu berkurban secara mandiri sehingga semangat berbagi tetap dapat diwujudkan bersama.

“Kalau belum mampu sendiri, bisa dilakukan secara patungan dan itu selalu dipraktikkan warga LDII agar tetap bisa melaksanakan kurban,” ujarnya.

Ia berharap semangat Idul Adha mampu memperkuat rasa persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat dan warga yang membutuhkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan hingga proses pendistribusian daging kurban selesai dilakukan.

Baca juga »  Bupati Pulang Pisau Harap Festival Literasi Harati Tingkatkan Kualitas SDM Generasi Muda
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 01.34.51
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 03.42.53
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 04.08.21
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN