PALANGKA RAYA – Tim Rescue BPK Kamboja kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menindaklanjuti laporan warga terkait pohon lengkeng yang telah tumbuh tinggi dan berpotensi membahayakan rumah warga di Jalan Sutanegara, Kota Palangka Raya, Jumat sore (29/5/2026).
Permintaan bantuan disampaikan langsung oleh pemilik rumah melalui sambungan telepon kepada Tim Rescue BPK Kamboja. Warga mengaku khawatir karena pohon lengkeng yang berada tepat di depan teras rumah tersebut telah menjulang tinggi dan cabang-cabangnya berpotensi merusak atap rumah sendiri maupun rumah tetangga apabila terjadi hujan lebat dan angin kencang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue BPK Kamboja segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Pemangkasan dilakukan tanpa menebang pohon secara keseluruhan, sesuai keinginan pemilik rumah yang tetap ingin mempertahankan pohon sebagai peneduh halaman dan teras rumah.
Dalam prosesnya, sekitar tujuh personel Rescue BPK Kamboja diterjunkan untuk melakukan pemangkasan menggunakan tangga aluminium dan peralatan pemotong. Sejumlah cabang pohon yang dinilai berisiko dipotong secara bertahap dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan petugas, penghuni rumah, dan lingkungan sekitar.

Ketua BPK Kamboja, Sucipto, S.Sos turut hadir langsung memantau kegiatan di lapangan. Dengan mengenakan seragam Damkar lengkap dan topi biru, ia memberikan arahan kepada personel agar proses pemangkasan dilakukan secara aman dan profesional.
Berdasarkan hasil peninjauan di lokasi, beberapa cabang pohon diketahui telah menjulur cukup tinggi dan berada dekat dengan bangunan rumah serta jalur kabel utilitas. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan risiko apabila terjadi cuaca ekstrem yang belakangan sering melanda Kota Palangka Raya.
“Musim hujan dan angin kencang seperti sekarang memang perlu menjadi perhatian bersama. Pohon yang terlalu tinggi atau sudah rawan tumbang sebaiknya segera dipangkas agar tidak membahayakan penghuni rumah maupun lingkungan sekitar,” ujar Sucipto.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Tim Rescue BPK Kamboja merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya dalam mengantisipasi potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan warga.
Sucipto juga mengimbau masyarakat untuk secara berkala memeriksa kondisi pohon-pohon besar yang berada di sekitar rumah maupun lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih baik dilakukan dibandingkan menunggu terjadinya musibah yang dapat mengakibatkan kerugian material maupun korban jiwa.
“Kami siap membantu masyarakat apabila terdapat pohon yang dinilai membahayakan lingkungan sekitar. Jangan menunggu sampai terjadi musibah. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegasnya.
Proses pemangkasan berlangsung sekitar dua jam dan berjalan aman serta lancar. Setelah seluruh cabang yang berisiko berhasil dipotong, personel bersama warga langsung melakukan pembersihan area sehingga lingkungan kembali rapi dan nyaman.
BPK Kamboja berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus terjaga di tengah masyarakat sehingga berbagai potensi bahaya dapat diantisipasi sejak dini demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
























