PALANGKA RAYA – Sebuah kamar di lantai dua rumah warga di Jalan Bajau Ranju, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya terbakar pada Rabu dini hari (27/5/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.
Peristiwa tersebut sempat membuat panik warga sekitar karena api muncul saat sebagian besar masyarakat tengah beristirahat malam.
Kobaran api pertama kali terlihat dari bagian atas rumah yang memiliki struktur kayu pada lantai dua dan beton di bagian bawah. Api tampak membesar dari kamar atas rumah sebelum warga sekitar berupaya membantu pemilik rumah menyelamatkan barang-barang penting.
Informasi kebakaran dengan cepat menyebar melalui video rekaman warga yang beredar di media sosial dan grup percakapan masyarakat sekitar.
Pemilik rumah, Tri Hepiwaty (38), mengatakan saat kejadian dirinya masih terjaga bersama anaknya di kamar sambil memainkan telepon genggam, sementara anggota keluarga lain sudah tertidur.
Sebelum mengetahui rumahnya terbakar, ia mengaku sempat mendengar suara mencurigakan dari arah lantai atas rumah.
“Saya dengar seperti ada suara aneh padahal tidak hujan. Setelah saya keluar dan lihat ke atas, sudah ada cahaya oranye dan percikan api,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Setelah menyadari rumahnya terbakar, Tri langsung membangunkan kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia untuk menyelamatkan diri.
Saat kejadian, di dalam rumah terdapat empat orang, yakni Tri bersama anaknya serta kedua orang tuanya yang salah satunya dalam kondisi stroke.
Mereka kemudian berusaha menyelamatkan kendaraan dan dokumen penting sebelum api membesar.
“Kami langsung mengamankan mobil supaya tidak terkena api dan meledak, lalu menyelamatkan surat-surat penting seperti ijazah,” katanya.
Tidak lama setelah laporan diterima, Tim Pemadam Kebakaran Gabungan bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, aparat kepolisian, TNI, dan relawan pemadam swasta langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman.
Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian yang cukup padat permukiman warga.
Dalam proses penanganan, seorang petugas pemadam dikabarkan mengalami luka di bagian leher setelah terjatuh saat melakukan pemadaman dari bagian atas bangunan.
Berdasarkan informasi sementara di lokasi kejadian, sebelum kebakaran terjadi terdapat kipas angin kecil di kamar atas rumah yang diduga masih dalam keadaan menyala.
Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 01.35 WIB dan petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian material akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan dan penyelidikan pihak terkait.
























