PALANGKA RAYA – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Seni Budaya Nasional (KSBN), Mayjen TNI (Purn) Hendardi Soepandji, resmi mengukuhkan Natalia Mihing, S.T. sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) KSBN Kalimantan Tengah periode 2026–2031 dalam kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Neo Palangka Raya, Jumat (12/6/2026).
Pengukuhan tersebut sekaligus menandai kepercayaan kembali yang diberikan kepada Natalia Mihing untuk memimpin organisasi seni dan budaya tersebut selama lima tahun ke depan.
Selain prosesi pengukuhan, kegiatan juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KSBN yang membahas berbagai program kerja strategis organisasi sebagai langkah memperkuat peran KSBN dalam pengembangan, pembinaan, dan pelestarian seni budaya di tingkat daerah maupun nasional.
Ketua DPW KSBN Kalimantan Tengah, Natalia Mihing, mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh 11 Dewan Pengurus Cabang (DPC) KSBN se-Kalimantan Tengah, 59 sanggar seni binaan di Kota Palangka Raya, serta sejumlah perwakilan pengurus KSBN dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Natalia Mihing, keberadaan KSBN diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi bagi para pelaku seni dan budaya untuk terus berkarya, berinovasi, serta menjaga kelestarian warisan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Sunarti, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengukuhan dan Rakernas KSBN di Kota Palangka Raya.
Hj. Sunarti menegaskan bahwa KSBN merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembinaan dan pelestarian seni budaya nasional, khususnya budaya lokal Kalimantan Tengah yang menjadi bagian penting dari identitas daerah.
“Kami berharap pengembangan seni dan budaya di daerah senantiasa berlandaskan falsafah Huma Betang, Belom Bahadat, dan Penyang Hinje Simpei sebagai nilai-nilai luhur yang menjadi identitas masyarakat Kalteng,” ujarnya.
Menurut Hj. Sunarti, pelestarian budaya daerah memiliki peran penting dalam menjaga jati diri masyarakat di tengah derasnya arus globalisasi dan pengaruh budaya luar yang terus berkembang.
Sementara itu, Ketua Umum DPP KSBN, Mayjen TNI (Purn) Hendardi Soepandji, menekankan bahwa budaya merupakan rumah bersama bagi seluruh insan seni untuk berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Menurut Hendardi Soepandji, kekayaan budaya yang dimiliki Kalimantan Tengah merupakan aset berharga yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan diperkenalkan kepada generasi muda.

“Angkat seni dan budaya sesuai kearifan lokal, sebab Kalimantan Tengah memiliki kekayaan seni dan budaya yang sangat kaya,” katanya.
Ia berharap kepengurusan baru DPW KSBN Kalimantan Tengah mampu memperkuat sinergi antar seniman, budayawan, sanggar seni, serta berbagai pemangku kepentingan dalam upaya melestarikan budaya daerah.
Melalui kepengurusan periode 2026–2031, KSBN Kalimantan Tengah diharapkan semakin aktif mendorong lahirnya berbagai karya seni kreatif yang berakar pada budaya lokal sekaligus mampu memperkenalkan kekayaan budaya daerah ke tingkat nasional maupun internasional.
Keberadaan KSBN juga diharapkan dapat menjadi jembatan kolaborasi dalam menjaga kelestarian warisan budaya, memperkuat identitas daerah, serta mendukung pembangunan sektor seni dan budaya sebagai bagian dari kemajuan Kalimantan Tengah.









































