KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas, Jaya S. Monong, SE., M.Si. menyampaikan ucapan selamat kepada Felda Likusmas dan Tasya Ayuputri yang berhasil terpilih sebagai Putra dan Putri Pariwisata Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026.
Keduanya dinobatkan sebagai juara utama setelah mengikuti seluruh rangkaian Pemilihan Putra dan Putri Pariwisata (Papipar) Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026 yang berpuncak pada malam grand final di Stadion Mini Kuala Kurun, Sabtu (20/6/2026).
“Selamat kepada juara Putra dan Putri Pariwisata Kabupaten Gunung Mas tahun 2026. Terus semangat, mari bersama-sama membangun Kabupaten Gunung Mas menjadi lebih baik,” ujar Jaya S. Monong, Minggu (21/6/2026).
Setelah melalui berbagai tahapan penilaian, dewan juri menetapkan Felda Likusmas dari Kecamatan Sepang sebagai Putra Pariwisata Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026.
Posisi Putra Pariwisata II diraih Wahyu Ramadhan Pakaya dari Kecamatan Kahayan Hulu Utara, sedangkan Putra Pariwisata III diraih Satria Wirayuda dari Kecamatan Kurun.
Pada kategori putri, Tasya Ayuputri dari Kecamatan Sepang berhasil dinobatkan sebagai Putri Pariwisata Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026.
Sementara itu, gelar Putri Pariwisata II diraih Ikia Nevada P. Bahat dari Kecamatan Kahayan Hulu Utara dan Putri Pariwisata III diraih Jismi Risawandani dari Kecamatan Tewah.
Jaya S. Monong berharap para pemenang dapat menjalankan peran sebagai duta pariwisata daerah dengan baik serta turut mempromosikan potensi wisata, budaya, dan kearifan lokal Kabupaten Gunung Mas kepada masyarakat luas.
Menurut Jaya S. Monong, generasi muda memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah yang berkelanjutan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada wisatawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunung Mas, Yulius, mengatakan ajang Pemilihan Putra dan Putri Pariwisata merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki wawasan luas di bidang pariwisata, budaya, dan pelestarian lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mencetak generasi muda yang mampu menjadi mitra pemerintah dalam mempromosikan destinasi wisata dan budaya Kabupaten Gunung Mas,” ujarnya.
Yulius menjelaskan, peserta mengikuti berbagai tahapan seleksi yang dirancang untuk mengukur kemampuan, wawasan, karakter, dan kreativitas para finalis.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi technical meeting, photo shoot, karnaval budaya, pembekalan materi, presentasi pengembangan wisata unggulan daerah, wawancara, tes tertulis, focus group discussion, malam unjuk bakat, hingga malam grand final.
Melalui ajang tersebut, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi duta pariwisata sekaligus berkontribusi dalam memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan kekayaan alam daerah ke tingkat yang lebih luas.



















