PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menggelar Kalteng Expo 2026 sebagai upaya memperkuat promosi potensi daerah, investasi, serta mendorong pengembangan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) maupun industri kecil menengah (IKM).
Kegiatan tahunan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah yang dipusatkan di kawasan GOR Serbaguna Indoor Palangka Raya dan berlangsung pada 17–23 Mei 2026.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran mengatakan Kalteng Expo merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal agar semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Melalui Kalteng Expo ini, kami ingin memberikan ruang promosi bagi berbagai potensi dan produk unggulan Kalimantan Tengah agar semakin dikenal luas dan mampu menarik minat investor,” ujar Agustiar Sabran di Palangka Raya, Senin.
Menurutnya, penguatan promosi produk lokal, pariwisata, dan potensi investasi daerah diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan, seluruh program pembangunan daerah diarahkan untuk mendukung terwujudnya visi Kalteng Berkah, Maju dan Sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.
“Semua ini diarahkan untuk mewujudkan Kalteng berkah, maju dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden menjelaskan Kalteng Expo 2026 memiliki sejumlah tujuan strategis, salah satunya mempercepat pembangunan ekonomi daerah melalui promosi potensi unggulan dan investasi.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat luas sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri.
Linae menyebutkan, pelaksanaan Kalteng Expo 2026 diikuti sebanyak 127 peserta yang terdiri dari perangkat daerah, unsur Forkopimda, pemerintah kabupaten dan kota, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perbankan, mitra kerja, hingga pelaku UMKM dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.
“Peserta terdiri atas 21 perangkat daerah provinsi, tiga unsur Forkopimda, 13 pemerintah kabupaten/kota, enam instansi vertikal, 21 peserta dari BUMN, BUMD, mitra kerja dan perbankan, serta 63 pelaku UMKM,” jelasnya.
Untuk mendukung pelaksanaan expo, panitia menyediakan sebanyak 203 unit stand dan tenda yang digunakan peserta untuk memamerkan produk unggulan, layanan publik, promosi investasi, hingga hasil kerajinan dan produk kreatif daerah.
Selain pameran pembangunan dan promosi produk unggulan, pemerintah juga menghadirkan pasar rakyat guna memberikan ruang usaha lebih luas bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM dalam memasarkan produk dagangan mereka kepada masyarakat.
Kalteng Expo 2026 dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 13.00 hingga 22.00 WIB dengan menghadirkan berbagai kegiatan hiburan, promosi daerah, bazar UMKM, hingga pertunjukan seni budaya sebagai bagian dari rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026.










































