PALANGKA RAYA – Dewan Pengurus Kota Komunitas Seni Budaya Nusantara (KSBN) Kota Palangka Raya periode 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Senin (15/6/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya, Hj. Iin Hendrayati Idris, S.Sos., M.M., yang mewakili Wali Kota Palangka Raya.
Dalam sambutannya, Hj. Iin Hendrayati Idris menyampaikan bahwa pelantikan pengurus KSBN bukan hanya sebuah seremoni organisasi, tetapi juga merupakan amanah besar untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan kekayaan seni budaya yang dimiliki masyarakat Kota Palangka Raya.
Menurut Hj. Iin Hendrayati Idris, Kota Palangka Raya memiliki keberagaman suku, agama, adat istiadat, dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis. Keberagaman tersebut menjadi kekuatan sekaligus identitas daerah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Palangka Raya merupakan daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis. Keberagaman tersebut menjadi kekuatan yang memperkaya identitas daerah dan harus terus dijaga sebagai modal sosial dalam pembangunan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seni dan budaya memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki Kota Palangka Raya.
Pada kesempatan tersebut, Hj. Iin Hendrayati Idris menyampaikan tiga hal penting yang diharapkan menjadi perhatian pengurus KSBN dalam menjalankan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan.
Pertama, membangun sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas pemuda, pelaku ekonomi kreatif, serta sektor pariwisata untuk memperluas ruang pengembangan seni dan budaya.
Kedua, mendorong inovasi dan adaptasi dalam mengemas berbagai kegiatan seni budaya agar lebih menarik, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai filosofis serta kearifan lokal yang menjadi identitas budaya nusantara.
Ketiga, memperkuat pengembangan ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya sebagai salah satu sektor yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan para seniman, budayawan, pelaku usaha kreatif, serta masyarakat secara luas.
Menurut Hj. Iin Hendrayati Idris, seni budaya tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan maupun pelestarian identitas daerah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang mampu mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif.
“KSBN diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya berbagai kreativitas budaya yang bernilai ekonomi sekaligus memperkuat posisi Palangka Raya sebagai kota yang kaya akan keberagaman budaya,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan daya saing kota.
Karena itu, pengurus KSBN yang baru dilantik diharapkan dapat bekerja secara aktif, inovatif, dan kolaboratif dalam merancang berbagai program yang mampu merangkul seluruh pelaku seni dan budaya di Kota Palangka Raya.
Melalui kepengurusan yang baru, KSBN Kota Palangka Raya diharapkan mampu menjadi wadah yang memperkuat kolaborasi antarseniman, budayawan, komunitas kreatif, serta berbagai pihak lainnya dalam mendukung pelestarian budaya daerah.
“Semoga kepengurusan KSBN Kota Palangka Raya yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik, menjadi wadah yang mampu merangkul seluruh pelaku seni dan budaya, serta memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya Palangka Raya yang maju, rukun, berdaya saing, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya bangsa,” pungkasnya.
































