Pemkab Sukamara Dorong Program Cetak Sawah untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Siap diputar

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui program cetak sawah yang kembali diusulkan seluas 904 hektare kepada Direktorat Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian untuk tahun 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat di Kabupaten Sukamara.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskeptan) Sukamara, Dwi Harsini mengatakan usulan itu merupakan kelanjutan program cetak sawah tahun sebelumnya yang berdasarkan hasil survei investigasi dan desain mencakup total lahan sekitar 954 hektare.

“Untuk tahun 2025, cetak sawah yang dikerjakan secara swakelola bersama TNI baru terealisasi sekitar 50 hektare dan saat ini sudah mulai ditanami,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Menurut Dwi, sisa lahan seluas 904 hektare kembali diajukan kepada Direktorat LIP dan saat ini masih menunggu proses evaluasi dari pemerintah pusat.

Lokasi pengembangan sawah tersebut berada di kawasan Sungai Pasir, Sungai Baru, dan Pulau Nibung yang dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan pertanian pangan.

Pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah langkah pendukung guna mengantisipasi potensi banjir maupun kekeringan yang dapat memengaruhi keberhasilan program.

Salah satunya dengan menjalin kerja sama bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Palangka Raya terkait pengajuan pompanisasi dan pembangunan perpipaan.

“Kawasan tersebut saat musim hujan rawan banjir sehingga perlu dukungan irigasi, perpipaan, dan pembenahan pintu air agar pengelolaan sawah lebih optimal,” katanya.

Selain pembenahan infrastruktur pengairan, pemerintah daerah juga melakukan pengendalian hama pertanian dengan menggandeng pemerintah provinsi.

Penanganan difokuskan terhadap serangan hama tikus dan keong yang mulai meningkat di kawasan pertanian masyarakat.

“Kami juga mendapat bantuan fungisida untuk mendukung pengendalian hama tikus dan keong di lahan pertanian,” jelas Dwi.

Ia berharap program cetak sawah tersebut mampu meningkatkan keterlibatan petani lokal dalam pengelolaan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Melalui pengembangan lahan sawah baru, Pemerintah Kabupaten Sukamara optimistis sektor pertanian dapat menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah setempat.

Baca juga »  KUR di Kalteng Jalan dalam Gelap, Dinas UKM Tak Pegang Data Penerima
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 01.34.51
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 03.42.53
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 04.08.21
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN