Rumah Panggung dan Gudang Barang Bekas Terbakar di Pasendeng Ujung, BPK Kamboja Ikut Lakukan Pemadaman

Siap diputar

PALANGKA RAYA – Sebuah rumah panggung berukuran 4 x 6 meter beserta satu gudang penyimpanan barang bekas terbakar di kawasan Jalan Pasendeng Ujung, Kota Palangka Raya, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 12.28 WIB. Kebakaran menghanguskan seluruh bangunan yang sebagian besar berbahan kayu sehingga api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bagian rumah.

Tim BPK Kamboja bersama sejumlah tim pemadam kebakaran lainnya di Kota Palangka Raya bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat yang beredar melalui beberapa grup WhatsApp.

Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan menguasai bangunan rumah panggung serta gudang penyimpanan kardus dan barang bekas yang berada tepat di samping rumah. Beruntung lokasi bangunan yang terbakar berada cukup jauh dari permukiman warga sehingga kobaran api tidak sempat merambat ke rumah lainnya.

WhatsApp Image 2026 05 30 at 16.03.06
Sebuah rumah panggung berukuran 4 x 6 meter beserta satu gudang penyimpanan barang bekas terbakar di kawasan Jalan Pasendeng Ujung, Kota Palangka Raya

Pemilik rumah, Rusardi (49), mengaku saat kejadian dirinya sedang bekerja mencari dan membeli barang bekas di kawasan Jalan Borneo dan Lingkar Luar Mahir Mahar. Rumah dalam keadaan kosong saat ditinggalkan.

Menurut Rusardi, sebelum meninggalkan rumah hanya terdapat satu unit kulkas yang masih menyala di bagian dapur, sementara tidak ada aktivitas memasak ataupun penggunaan api lainnya.

“Waktu saya pergi rumah dalam keadaan kosong. Yang hidup hanya kulkas di dapur. Saat saya pulang rumah sudah habis terbakar,” ujarnya.

Rumah yang ditempati Rusardi diketahui merupakan milik Birun Eren yang berdomisili di kawasan Bukit Keminting VII. Rusardi sendiri baru sekitar empat bulan menempati rumah tersebut untuk mendukung aktivitas usahanya sebagai pengepul dan pencari barang bekas.

WhatsApp Image 2026 05 30 at 16.03.13
Tim BPK Kamboja

Berdasarkan keterangan saksi, Puteri (26), warga yang tinggal di kawasan seberang lokasi kejadian, api pertama kali terlihat dari bagian dapur dan tengah rumah sebelum dengan cepat menjalar ke atap bangunan.

“Waktu saya lihat api sudah besar di bagian belakang dan tengah rumah. Tidak lama kemudian seluruh bangunan terbakar karena rumahnya dari kayu,” katanya.

Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam dengan memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar lokasi. Meski akses menuju Jalan Pasendeng Ujung terdapat sejumlah lubang, armada pemadam masih dapat menjangkau lokasi kebakaran.

Dari dokumentasi di lapangan terlihat puluhan personel pemadam berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan. Sejumlah petugas menyemprotkan air dari berbagai sisi bangunan yang telah roboh untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.

Dalam salah satu momen pemadaman, Ketua BPK Kamboja, Sucipto, S.Sos, terlihat mengenakan seragam merah Redkar dan topi biru, turut memegang selang pemadam dan menyemprotkan air langsung ke titik-titik bara api di antara puing-puing bangunan yang terbakar.

WhatsApp Image 2026 05 30 at 16.03.11
Ketua BPK Kamboja, Sucipto, S.Sos, terlihat mengenakan seragam merah Redkar dan topi biru, turut memegang selang pemadam dan menyemprotkan air langsung ke titik-titik bara api

Sucipto mengatakan keterlibatan seluruh relawan pemadam merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

“Kami menerima laporan dari masyarakat dan langsung bergerak ke lokasi bersama tim pemadam lainnya. Syukur alhamdulillah api berhasil dikuasai sehingga tidak merambat ke bangunan lain,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang menggunakan material kayu dan menyimpan barang-barang mudah terbakar.

“Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan tidak meninggalkan peralatan elektronik dalam kondisi berisiko. Pencegahan jauh lebih penting agar musibah seperti ini tidak terulang,” kata Sucipto.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, Rusardi memperkirakan kerugian akibat terbakarnya pakaian, barang bekas yang dikumpulkan, uang tunai, serta berbagai peralatan lainnya mencapai sekitar Rp30 juta. Sementara nilai kerugian bangunan rumah dan gudang masih dalam perhitungan lebih lanjut.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang

Baca juga »  Rawa Fest Ecotourism 2025 Hadir di Palangka Raya, Angkat Pesona Alam dan Budaya Lokal
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN