BKPSDM Palangka Raya Perkuat Kapasitas Mediator untuk Wujudkan Pelayanan Publik yang Responsif

Siap diputar
🔊 DENGARKAN BERITA INI

PALANGKA RAYA – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia () terus memperkuat kompetensi aparatur sipil negara melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Mediator. Kegiatan yang digelar di Aula Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (23/7/2026), tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya mediasi yang profesional di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.

Melalui kegiatan ini, BKPSDM Kota Palangka Raya menargetkan lahirnya aparatur yang memiliki kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat secara damai, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum. Penguatan kapasitas mediator juga diharapkan mampu mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin adaptif, efektif, dan berorientasi pada penyelesaian konflik.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Palangka Raya, Salmadi, mengatakan bahwa pelaksanaan bimbingan teknis tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami juga ingin membangun standar pelaksanaan mediasi yang lebih tertib melalui administrasi perdamaian yang sesuai dengan kaidah hukum,” ujarnya.

whatsapp image 2026 07 23 at 2.24.48 pm
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya, Salmadi, S.Sos., M.A.P.

Menurut Salmadi, terdapat sejumlah target yang ingin dicapai melalui pelaksanaan bimbingan teknis tersebut, di antaranya:

  • Meningkatkan pemahaman aparatur mengenai regulasi dan mekanisme mediasi.
  • Meningkatkan kemampuan aparatur dalam menangani konflik secara objektif, profesional, dan netral.
  • Meningkatkan penyelesaian sengketa secara damai di tingkat dan .
  • Membangun standar administrasi perdamaian yang tertib sesuai kaidah hukum.

Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mencetak aparatur yang berperan sebagai problem solver dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Kehadiran mediator yang kompeten dinilai akan mendukung terciptanya lingkungan yang aman, kondusif, serta mampu meminimalkan potensi konflik di wilayah Kota Palangka Raya.

Salmadi menambahkan, seluruh peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama bimbingan teknis di lingkungan kerja masing-masing. Dengan demikian, setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara lebih cepat, efektif, dan berkeadilan.

“Harapan akhirnya adalah terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta meningkatnya kualitas pelayanan publik di Kota Palangka Raya,” pungkasnya.

Baca juga »  Tiga Desa di Kecamatan Kurun Dicanangkan sebagai Desa Cantik 2026
PlaystoreKALTENGPLUSupdate11b
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
17Juni2026-HARIJADIKOTAPALANGKARAYA4
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
×
⭐⭐⭐⭐⭐
Suka menggunakan Aplikasi KALTENG PLUS?
Jika KALTENG PLUS membantu Anda mendapatkan berita Kalimantan Tengah setiap hari, luangkan waktu sebentar untuk memberikan ulasan di Google Play Store.
INPUT ID ANGGOTA
Masukkan 4 Digit ID Anggota
SCAN KARTU ANGGOTA
Menyiapkan Scanner...
Arahkan Kamera ke area
QR Kartu Anggota
LIVE KALTENG PLUS
Memuat Judul...
Memuat Siaran Langsung...
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
TONTON
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

KALTENG PLUS - LAPOR PAK 2
CALLCENTER110POLRI
ChatGPT Image 5 Mei 2026, 13.17.19
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow