PALANGKA RAYA – Klub peserta Liga 1 Indonesia musim 2026/2027 yang akan bermarkas di Kota Palangka Raya, Adhyaksa FC, resmi mengusulkan perubahan nama menjadi Isen Mulang FC. Pergantian identitas tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat keterikatan klub dengan masyarakat Kalimantan Tengah sekaligus menghadirkan identitas lokal di kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia.
Presiden Klub Isen Mulang FC, Eko Setyawan, mengatakan perubahan nama telah melalui berbagai pembahasan dan menerima masukan dari sejumlah tokoh di Kalimantan Tengah. Nama Isen Mulang, yang berasal dari bahasa Dayak dan memiliki makna pantang mundur atau pantang menyerah, dipilih sebagai identitas baru klub.
“Nama Isen Mulang FC tepat untuk membangun identitas sepak bola Kalimantan Tengah. Isen Mulang merupakan bahasa daerah yang memiliki arti pantang mundur. Nama ini sudah kami ajukan ke PSSI untuk selanjutnya disahkan pada Kongres PSSI bulan Agustus mendatang,” ujarnya, Minggu (26/7/2026).
Menurut Eko, perubahan nama tersebut merupakan langkah strategis agar klub memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat Kalimantan Tengah. Kehadiran Isen Mulang FC diharapkan dapat menjadi representasi daerah sekaligus membangkitkan semangat sepak bola di Bumi Tambun Bungai.
Ia juga menyebutkan bahwa nama Isen Mulang telah mendapat sambutan positif dari Gubernur Kalimantan Tengah.
Menjelang bergulirnya Liga 1 Indonesia musim 2026/2027 pada 4 September 2026, tim terus mematangkan persiapan melalui pemusatan latihan di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Latihan dilaksanakan di dua lokasi, yaitu:
- Lapangan Latihan Jakarta International Stadium (JIS).
- Lapangan Pasir Ancol.
Selain menjalani latihan rutin, tim pelatih juga telah menyusun agenda pertandingan uji coba sebagai bagian dari pematangan strategi, evaluasi permainan, dan membangun kekompakan antarpemain.
Beberapa klub yang dijadwalkan menjadi lawan uji coba meliputi:
- Persita Tangerang.
- Garudayaksa.
- Dewa United.
“Selain menjalani latihan rutin, Adhyaksa FC berencana menggelar sejumlah pertandingan uji coba pada awal Agustus. Beberapa klub yang dijadwalkan menjadi lawan antara lain Persita Tangerang, Garudayaksa, dan Dewa United,” kata Eko.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., menilai penggunaan nama Isen Mulang memiliki makna yang sangat kuat karena mencerminkan karakter masyarakat Kalimantan Tengah yang tangguh dan pantang menyerah menghadapi berbagai tantangan.
“Pantang menyerah. Karena berasal dari bahasa lokal yang artinya pantang menyerah, kita harapkan tim ini nantinya menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah dan bisa memantik semangat para pesepak bola lokal,” ujar Agustiar Sabran.
Ia berharap Isen Mulang FC tidak hanya mampu bersaing di kompetisi Liga 1 Indonesia, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan sepak bola Kalimantan Tengah di tingkat nasional.
Menurutnya, kehadiran klub tersebut di Liga 1 diharapkan membuka peluang yang lebih luas bagi pesepak bola muda asal Kalimantan Tengah untuk mengembangkan kemampuan dan berkarier di level profesional.
























