MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui peluncuran dua program baru di RSUD Muara Teweh, Rabu (20/5/2026).
Bupati Barito Utara, Shalahuddin secara resmi meluncurkan Layanan Pemberian Bantuan Komplementer bagi Pendamping Pasien Rujukan serta Layanan Pemberian Makanan bagi Pendamping Pasien Rawat Inap.
Program pertama berupa bantuan komplementer bagi pendamping pasien rujukan dalam bentuk dana tunai sebesar Rp1,5 juta yang diberikan untuk membantu kebutuhan akomodasi keluarga saat mendampingi pasien menjalani pengobatan di rumah sakit luar daerah.
Program tersebut diketahui telah mulai berjalan sejak awal Mei 2026.
Sementara layanan kedua berupa pemberian makanan gratis bagi pendamping pasien rawat inap di RSUD Muara Teweh.
Melalui layanan tersebut, satu orang pendamping pasien akan mendapatkan jatah makanan sesuai standar gizi rumah sakit selama pasien menjalani perawatan.
Program layanan makan bagi pendamping pasien itu telah dimulai sejak 19 Mei 2026 dengan total realisasi mencapai 330.018 porsi makanan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Shalahuddin menyampaikan apresiasi kepada manajemen serta tenaga medis RSUD Muara Teweh atas inovasi pelayanan yang dinilai sangat membantu masyarakat.
Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap keluarga pasien yang selama ini juga menghadapi beban ekonomi dan psikologis saat mendampingi anggota keluarganya menjalani pengobatan.
“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada segenap manajemen dan tenaga medis RSUD Muara Teweh yang berhasil menginisiasi program ini,” ujarnya.
Shalahuddin berharap layanan tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang menjalani proses pengobatan di rumah sakit.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Layanan Pemberian Bantuan Komplementer bagi Pendamping Pasien Rujukan serta Layanan Pemberian Makanan bagi Pendamping Pasien Rawat Inap di RSUD Muara Teweh resmi diluncurkan,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap inovasi pelayanan kesehatan tersebut dapat terus dikembangkan demi memberikan pelayanan yang lebih humanis dan berpihak kepada masyarakat.























