PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafisah, menilai Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Palangka Raya saat ini sudah cukup mampu memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat. Meski demikian, peningkatan kualitas layanan dinilai tetap perlu dilakukan agar manfaat yang dirasakan masyarakat semakin optimal.
Siti Nafisah mengatakan pihaknya baru saja melakukan kunjungan kerja ke Mall Pelayanan Publik Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, untuk melihat secara langsung sistem pelayanan terpadu yang diterapkan di daerah tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi MPP yang dimiliki Banjarbaru karena fasilitasnya lengkap dan mampu menampung banyak lembaga pelayanan. Tetapi tidak bijak juga kalau kita selalu membandingkan Kalimantan Selatan dengan Kalteng karena kondisi geografis, jumlah penduduk, dan sumber daya manusianya berbeda,” katanya, Jumat (19/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Siti Nafisah bersama jajaran Komisi II DPRD Kalteng melihat sekitar 35 lembaga pelayanan bergabung dalam satu kawasan MPP Banjarbaru. Berbagai layanan dari kepolisian, kementerian, hingga organisasi perangkat daerah tersedia dalam satu lokasi sehingga memudahkan masyarakat mengurus berbagai kebutuhan administrasi.
Menurut Siti Nafisah, kondisi tersebut dapat menjadi referensi bagi daerah lain, termasuk Kota Palangka Raya, tanpa harus dijadikan ukuran mutlak dalam pengembangan pelayanan publik.
Ia menilai MPP Kota Palangka Raya yang berada di Jalan Yos Sudarso sejauh ini telah mampu menjalankan fungsi pelayanan dengan baik dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.
“Kalau kita lihat, MPP milik Kota Palangka Raya sebenarnya sudah cukup mumpuni. Yang perlu terus didorong adalah peningkatan kualitas pelayanan dan penambahan partisipasi lembaga yang bergabung sehingga masyarakat bisa memperoleh lebih banyak layanan dalam satu tempat,” ujarnya.
Siti Nafisah menjelaskan, salah satu keunggulan MPP Banjarbaru adalah dukungan lahan dan bangunan yang lebih luas sehingga mampu menampung lebih banyak instansi pelayanan dibandingkan sejumlah daerah lainnya.
Meski demikian, menurutnya yang paling penting bukanlah membandingkan fasilitas antar daerah, melainkan memastikan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan.
“Yang terpenting bukan soal membandingkan, tetapi bagaimana pelayanan kepada masyarakat terus diperbaiki. Kami berharap instansi yang terlibat semakin banyak dan pelayanan yang diberikan juga semakin cepat serta mudah diakses,” tegasnya.
DPRD Kalimantan Tengah berharap Mall Pelayanan Publik Kota Palangka Raya dapat terus berkembang sebagai pusat pelayanan terpadu yang memberikan kemudahan, kenyamanan, kepastian, dan efisiensi layanan bagi masyarakat.
Dengan semakin banyaknya instansi yang bergabung dan peningkatan kualitas pelayanan yang berkelanjutan, MPP diharapkan mampu menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik di Kota Palangka Raya.
























