NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui sinergi bersama pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan.
Komitmen tersebut disampaikan saat Pemerintah Kabupaten Lamandau mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan pembahasan dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan kegiatan nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamandau diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Sumber Daya Alam, Meigo Basel, yang mengikuti seluruh rangkaian pembahasan bersama pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Salah satu agenda penting dalam rapat koordinasi tersebut adalah penandatanganan Surat Edaran Bersama antara Kementerian Dalam Negeri dan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026.
Pemerintah pusat menilai sensus ekonomi memiliki peran yang sangat strategis karena akan menghasilkan data yang akurat mengenai kondisi ekonomi nasional maupun daerah. Data tersebut nantinya menjadi dasar penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, perencanaan program pemerintah, serta pengambilan keputusan yang tepat sasaran.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah, khususnya dalam membangun koordinasi yang kuat dengan Badan Pusat Statistik di masing-masing wilayah.
“Data yang dihasilkan akan menjadi gambaran kondisi ekonomi daerah secara nyata dan menjadi pijakan dalam menentukan arah pembangunan ke depan,” ujarnya.
Menurut Tito, data ekonomi yang valid dan akurat akan membantu pemerintah dalam merancang kebijakan yang lebih efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh daerah.
Selain membahas persiapan Sensus Ekonomi 2026, rapat koordinasi juga memaparkan perkembangan inflasi nasional hingga Mei 2026. Berdasarkan data yang disampaikan, inflasi secara bulanan tercatat sebesar 0,28 persen, sedangkan inflasi tahunan mencapai 3,08 persen. Sementara itu, inflasi tahun berjalan berada pada angka 1,35 persen.
Pemerintah pusat juga menyoroti berbagai tantangan ekonomi global yang berpotensi memengaruhi stabilitas harga di dalam negeri, termasuk fluktuasi harga energi dan dinamika perekonomian internasional yang masih belum sepenuhnya stabil.
Sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi nasional, Bank Indonesia telah mengambil kebijakan menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,5 persen guna mengendalikan inflasi sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar dan sektor keuangan nasional.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamandau menyatakan kesiapan untuk terus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama seluruh instansi terkait.
Pemerintah daerah juga akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok di pasaran serta menjaga ketersediaan pasokan barang agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Sumber Daya Alam, Meigo Basel, mengatakan bahwa stabilitas ekonomi daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga kondisi ekonomi tetap kondusif melalui berbagai langkah strategis, termasuk mendukung pelaksanaan program-program nasional yang memiliki dampak langsung terhadap pembangunan daerah.
Selain itu, Pemkab Lamandau juga menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan kegiatan nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026 yang akan diselenggarakan di berbagai daerah. Dukungan tersebut diberikan agar kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Stabilitas ekonomi serta ketersediaan data yang valid sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Karena itu, kami akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh instansi terkait untuk menjaga kondisi ekonomi daerah tetap kondusif,” tegas Meigo Basel.
Melalui dukungan terhadap Sensus Ekonomi 2026 dan penguatan pengendalian inflasi daerah, Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap mampu menciptakan fondasi pembangunan yang lebih kuat, meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat.



















