PALANGKA RAYA – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menggelar Kejuaraan Catur Kapolda Cup 2026 sebagai ajang kompetisi sekaligus sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Turnamen bergengsi tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, di Aula Graha Bhayangkara Polda Kalteng, Jumat (19/6/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, olahraga catur dipilih karena tidak hanya menguji kemampuan berpikir, tetapi juga mengajarkan berbagai nilai positif yang relevan dengan tugas dan pengabdian kepolisian.
“Catur adalah olahraga pikiran yang mengajarkan strategi, kesabaran, kedisiplinan, serta kemampuan mengambil keputusan secara tepat di bawah tekanan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan semangat pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Gubernur juga mengajak seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan selama pertandingan berlangsung.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan menjelaskan bahwa Kejuaraan Kapolda Cup 2026 dirancang secara inklusif dengan melibatkan peserta dari internal kepolisian maupun masyarakat umum.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan yang positif dan membangun.
“Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Kami ingin membangun semangat persatuan melalui olahraga yang mengedepankan kecerdasan, strategi, dan sportivitas,” katanya.
Untuk menjamin kualitas dan profesionalisme penyelenggaraan, Polda Kalteng menggandeng Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) dalam pelaksanaan turnamen tersebut.
Kapolda menegaskan bahwa seluruh peserta yang bertanding di tingkat provinsi merupakan pecatur-pecatur pilihan yang telah melewati tahapan seleksi di daerah masing-masing sebelum berhak tampil pada Kejuaraan Kapolda Cup 2026.
“Para peserta yang bertanding merupakan talenta-talenta terbaik yang telah melalui proses seleksi. Kami berharap kejuaraan ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet catur potensial yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Melalui Kejuaraan Catur Kapolda Cup 2026, Polda Kalimantan Tengah berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin dirasakan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, persatuan, dan kemajuan daerah.























