KALTENG PLUS ā Kekayaan kuliner Kalimantan Tengah tidak hanya hadir dalam hidangan utama, tetapi juga melalui aneka camilan tradisional yang memanfaatkan hasil alam setempat. Salah satu yang semakin dikenal adalah Keripik Kalakai, olahan berbahan dasar tanaman paku-pakuan yang tumbuh alami di hutan Kalimantan. Dengan cita rasa gurih dan tekstur renyah, camilan ini menjadi salah satu ikon kuliner khas yang banyak diburu sebagai oleh-oleh dari Palangka Raya.
Kalakai telah lama dimanfaatkan masyarakat Dayak sebagai bahan pangan karena mudah ditemukan di kawasan hutan dan memiliki karakter rasa yang khas. Untuk dijadikan keripik, pucuk kalakai dipilih, dibersihkan, kemudian diolah dengan balutan adonan berbumbu sebelum digoreng hingga renyah. Hasilnya adalah camilan dengan tekstur garing, aroma yang menggugah selera, serta perpaduan rasa gurih yang membuatnya cocok dinikmati kapan saja. Selain menjadi teman bersantai, Keripik Kalakai juga menjadi alternatif camilan khas yang mencerminkan kekayaan bahan pangan lokal Kalimantan Tengah.
Di balik kelezatannya, Keripik Kalakai menyimpan nilai budaya yang erat dengan kehidupan masyarakat Dayak. Tanaman kalakai telah lama menjadi bagian dari tradisi kuliner yang diwariskan secara turun-temurun, baik sebagai sayuran maupun bahan berbagai olahan makanan. Pengembangan kalakai menjadi keripik menunjukkan kemampuan masyarakat dalam mengolah hasil alam menjadi produk bernilai tanpa meninggalkan akar tradisi. Kearifan lokal dalam memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan menjadi salah satu alasan mengapa kuliner ini tetap bertahan dan terus berkembang hingga sekarang.
Seiring meningkatnya minat terhadap wisata kuliner, Keripik Kalakai semakin dikenal sebagai salah satu oleh-oleh khas Kalimantan Tengah. Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga terus mendorong pengembangan kuliner tradisional sebagai bagian dari promosi budaya daerah. Kepala dinas tersebut menilai Keripik Kalakai memiliki potensi besar sebagai produk unggulan yang tidak hanya memperkenalkan cita rasa khas daerah, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat. Melalui promosi yang berkelanjutan, produk lokal ini diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat daya tarik wisata berbasis budaya.
Keripik Kalakai menjadi bukti bahwa kekayaan alam Kalimantan Tengah dapat diolah menjadi produk kuliner yang bernilai tinggi. Teksturnya yang renyah, cita rasa gurih yang autentik, serta cerita budaya yang menyertainya menjadikan camilan ini lebih dari sekadar oleh-oleh. Bagi wisatawan yang ingin membawa pulang cita rasa khas Bumi Tambun Bungai, Keripik Kalakai menjadi pilihan yang memperkenalkan kekayaan kuliner sekaligus mencerminkan kreativitas masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah.
















