KALTENG PLUS ā Kekayaan kuliner Kalimantan Tengah lahir dari kedekatan masyarakat Dayak dengan alam yang menjadi sumber kehidupan mereka. Salah satu hidangan tradisional yang hingga kini tetap lestari adalah Juhu Umbut Rotan, masakan khas berbahan dasar rotan muda yang diolah menjadi sajian bercita rasa autentik. Hidangan ini tidak hanya menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda, tetapi juga menjadi simbol kearifan lokal dalam memanfaatkan hasil hutan secara bijaksana.
Juhu Umbut Rotan dibuat menggunakan rotan muda atau umbut rotan yang dipilih saat masih lunak. Bahan tersebut dimasak bersama santan dan aneka rempah tradisional hingga menghasilkan kuah yang gurih dengan aroma yang khas. Proses memasak membuat tekstur rotan menjadi empuk, namun tetap mempertahankan sensasi kenyal yang menjadi ciri utamanya. Keunikan lain dari hidangan ini adalah rasa pahit alami dari rotan muda yang tetap terasa lembut di lidah. Perpaduan rasa gurih santan, rempah-rempah, dan sedikit pahit justru menciptakan karakter cita rasa yang sulit ditemukan pada kuliner daerah lain.
Bagi masyarakat Dayak, Juhu Umbut Rotan bukan sekadar sajian untuk disantap bersama keluarga. Hidangan ini merupakan warisan kuliner yang diwariskan secara turun-temurun dan mencerminkan hubungan erat masyarakat dengan alam. Pemanfaatan rotan muda sebagai bahan pangan menunjukkan bagaimana masyarakat mampu mengolah hasil hutan menjadi makanan bernilai tanpa mengabaikan prinsip pelestarian lingkungan. Tradisi tersebut menjadi bagian dari identitas budaya yang memperlihatkan keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan hidup dan penghormatan terhadap alam sebagai sumber penghidupan.
Pelestarian Juhu Umbut Rotan terus didorong sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan gastronomi Kalimantan Tengah. Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga menilai hidangan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata berbasis budaya. Kepala dinas tersebut menyampaikan bahwa Juhu Umbut Rotan merupakan identitas kuliner daerah yang perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda maupun wisatawan. Selain memperkaya pengalaman wisata kuliner, promosi makanan tradisional juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat dengan tetap menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur.
Juhu Umbut Rotan menjadi bukti bahwa kuliner tradisional mampu menghadirkan cerita tentang alam, budaya, dan kehidupan masyarakat dalam satu sajian. Teksturnya yang khas, cita rasa autentik, serta filosofi yang terkandung di dalamnya menjadikan hidangan ini sebagai salah satu ikon kuliner Kalimantan Tengah yang layak dicicipi. Bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat budaya Dayak, menikmati Juhu Umbut Rotan merupakan cara sederhana untuk memahami kekayaan tradisi dan kearifan lokal yang terus hidup di Bumi Tambun Bungai.
















