Pemkab Pulang Pisau Canangkan Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Basis Data Pembangunan

Siap diputar
🔊 DENGARKAN BERITA INI

PULANG PISAU – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau bersama Badan Pusat Statistik () resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sebagai langkah strategis untuk memperkuat basis data pembangunan dan memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh. Pencanangan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kabupaten Pulang Pisau, Senin (22/6/2026), dan dihadiri langsung oleh Pulang Pisau, H Ahmad Rifa’i.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan secara nasional oleh Badan Pusat Statistik, sekaligus menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 500.2/3811/SJ terkait dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan sensus ekonomi.

Dalam sambutannya, Pulang Pisau, H Ahmad Rifa’i, mengatakan bahwa pencanangan tersebut menjadi momentum penting untuk membangun komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pulang Pisau.

“Kegiatan pencanangan ini merupakan wujud penyatuan komitmen kita bersama untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pulang Pisau,” ujarnya.

H Ahmad Rifa’i menjelaskan bahwa perkembangan ekonomi saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat seiring dengan kemajuan teknologi digital. Transformasi digital tidak hanya mengubah pola aktivitas masyarakat, tetapi juga mengubah cara pelaku usaha menjalankan bisnis dan berinteraksi dengan konsumen.

Menurutnya, perkembangan ekonomi digital telah mendorong munculnya berbagai model usaha baru yang berbasis teknologi, mulai dari perdagangan elektronik atau e-commerce, layanan keuangan digital (financial technology), hingga berbagai jenis usaha berbasis platform yang tidak lagi bergantung pada keberadaan toko fisik.

Perubahan tersebut, lanjutnya, telah mengubah struktur perekonomian dan karakteristik lapangan usaha yang ada di masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah membutuhkan data yang akurat dan terkini agar mampu memahami dinamika ekonomi yang terjadi serta menyusun kebijakan yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Perubahan tersebut harus direspons dengan data yang akurat agar pemerintah mampu menyusun kebijakan yang tepat dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” tegasnya.

H. Ahmad Rifa’i menilai Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran yang sangat penting dalam menyediakan informasi lengkap mengenai berbagai aktivitas ekonomi masyarakat, baik yang bergerak di sektor formal maupun informal.

Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai program pembangunan, menyusun kebijakan ekonomi, serta menentukan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

Menurutnya, Kabupaten Pulang Pisau memiliki potensi ekonomi yang besar dan strategis, terutama di sektor pertanian. Daerah tersebut saat ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi pangan dan menjadi lumbung padi terbesar kedua di Kalimantan Tengah.

Potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis data. Karena itu, keberadaan data yang akurat menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pengambilan keputusan di berbagai sektor pembangunan.

“Data yang akan dikumpulkan nantinya menjadi kompas bagi pemerintah dalam menyusun strategi pembangunan yang tepat dan sesuai dengan kondisi perekonomian daerah,” katanya.

Selain memberikan manfaat bagi pemerintah, hasil Sensus Ekonomi 2026 juga diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi para investor dan pelaku usaha dalam melihat peluang investasi yang potensial di Kabupaten Pulang Pisau.

Dengan tersedianya data yang lengkap dan terpercaya, investor dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi ekonomi daerah, potensi sektor usaha yang berkembang, serta peluang investasi yang dapat dikembangkan di masa mendatang.

H. Ahmad Rifa’i menegaskan bahwa kualitas data menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan suatu kebijakan pembangunan. Menurutnya, kebijakan yang tidak didukung data yang valid berisiko tidak tepat sasaran dan kurang memberikan dampak optimal bagi masyarakat.

Karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Tanpa data yang akurat, kebijakan yang diambil memiliki risiko kegagalan yang tinggi. Oleh karena itu, SE2026 di Pulang Pisau harus terlaksana dengan baik dan menghasilkan data yang akurat,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi perekonomian daerah sebagai landasan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah di masa depan.

Baca juga »  Fairid Naparin Lepas Ratusan Peserta Palangka Raya Bersepeda, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan
PlaystoreKALTENGPLUSupdate11b
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
17Juni2026-HARIJADIKOTAPALANGKARAYA4
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
×
⭐⭐⭐⭐⭐
Suka menggunakan Aplikasi KALTENG PLUS?
Jika KALTENG PLUS membantu Anda mendapatkan berita Kalimantan Tengah setiap hari, luangkan waktu sebentar untuk memberikan ulasan di Google Play Store.
INPUT ID ANGGOTA
Masukkan 4 Digit ID Anggota
SCAN KARTU ANGGOTA
Menyiapkan Scanner...
Arahkan Kamera ke area
QR Kartu Anggota
LIVE KALTENG PLUS
Memuat Judul...
Memuat Siaran Langsung...
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
TONTON
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

KALTENG PLUS - LAPOR PAK 2
CALLCENTER110POLRI
ChatGPT Image 5 Mei 2026, 13.17.19
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow