PALANGKA RAYA – Poltekkes Kemenkes Palangka Raya kembali memperkuat sinergi dengan mitra profesi kesehatan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kalimantan Tengah dan sejumlah Praktik Mandiri Bidan (PMB), Selasa (6/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung A Poltekkes Kemenkes Palangka Raya tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan dari Pengurus Daerah IBI Provinsi Kalimantan Tengah, Pengurus Cabang IBI Kota Palangka Raya, hingga para Praktik Mandiri Bidan di Kota Palangka Raya. Suasana acara berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi antar lembaga pendidikan dan organisasi profesi kesehatan.
Ketua IBI Provinsi Kalimantan Tengah, Siti Saudah, dalam sambutannya menyampaikan komitmen pihaknya untuk mendukung pelaksanaan praktik mahasiswa di lapangan.
“Pada prinsipnya kami akan memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan praktik bagi mahasiswa di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Palangka Raya, Mars Khendra Kusfriyadi, turut mengapresiasi terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan para praktisi kebidanan menjadi bagian penting dalam mencetak calon bidan yang kompeten dan siap terjun ke masyarakat.
“Untuk menghasilkan calon bidan yang memiliki kompetensi ideal kami perlu adanya kolaborasi, sinergisme ataupun kerja sama dengan para PMB,” katanya.
Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara institusi pendidikan tenaga kesehatan dengan organisasi profesi kebidanan serta para praktisi pelayanan kesehatan di lapangan.
Melalui kerja sama tersebut, Poltekkes Kemenkes Palangka Raya bersama IBI dan PMB diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kompetensi mahasiswa, serta peningkatan kualitas tenaga bidan di Kalimantan Tengah.
Selain itu, sinergi yang dibangun juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak, khususnya di Kota Palangka Raya dan wilayah Kalimantan Tengah secara umum.
Kegiatan ditutup dengan prosesi penandatanganan nota kesepahaman dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun kolaborasi berkelanjutan demi kemajuan pendidikan serta pelayanan kesehatan kebidanan.

























