Leonard Tegaskan DAD Palangka Raya Prioritaskan Pendidikan dan Penguatan SDM Dayak

Siap diputar

PALANGKA RAYA – Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Palangka Raya mulai menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia masyarakat adat Dayak melalui sektor pendidikan dan penguatan ketahanan keluarga.

Ketua DAD Kota Palangka Raya, Leonard menegaskan, pendidikan menjadi salah satu fokus utama kepengurusan baru DAD sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi Dayak yang maju, mandiri, dan mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.

“Kita akan memperkuat edukasi dan pendidikan karena itu investasi masa depan. Masyarakat adat Dayak harus lebih fokus dan memprioritaskan pendidikan dalam keluarganya,” ujarnya usai pelantikan pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) dan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) se-Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Jumat (22/5/2026).

Menurut Leonard, peningkatan kualitas pendidikan menjadi langkah penting agar generasi muda Dayak mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas budaya dan nilai adat yang diwariskan leluhur.

Selain pendidikan, DAD Kota Palangka Raya juga akan memperkuat program ketahanan keluarga melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Ia menilai keluarga memiliki peran penting sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter, menjaga nilai budaya, sekaligus memperkuat kehidupan sosial masyarakat adat.

“Kalau keluarga kuat, maka budaya dan adat juga akan tetap terjaga. Karena itu pendidikan dan ketahanan keluarga harus berjalan bersama,” katanya.

Leonard menjelaskan, kepengurusan baru DAD Kota Palangka Raya dalam waktu dekat akan menyusun program kerja yang diselaraskan dengan arahan gubernur serta visi pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kota Palangka Raya.

Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi hal penting agar berbagai program yang dijalankan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Program kerja tentu akan kita susun dan kita harus sinergi, saling mendukung dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah kota,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak serta memperjuangkan agar masyarakat lokal mampu menjadi tuan rumah di daerah sendiri.

Leonard menilai keberadaan DAD tidak hanya sebagai lembaga pelestari adat dan budaya, tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat adat di berbagai sektor.

Pelantikan pengurus DAD dan BATAMAD se-Kalimantan Tengah diharapkan menjadi momentum memperkuat peran lembaga adat dalam menjaga persatuan masyarakat, melestarikan budaya Dayak, serta mendukung pembangunan daerah melalui pendekatan budaya dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca juga »  Pesona Hutan Pendidikan Mungku Baru, Wisata Edukatif di Jantung Kalimantan
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 01.34.51
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 03.42.53
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 04.08.21
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button