PALANGKA RAYA – Antrean bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Set Adji, Kota Palangka Raya, kembali menjadi perhatian masyarakat setelah panjangnya antrean kendaraan roda empat dinilai sudah melewati batas kewajaran. Bahkan, sejumlah warga rela bermalam di dalam kendaraan demi mendapatkan giliran pengisian BBM pada pagi hari.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan roda empat memanjang hingga kawasan akses masuk Duta Mall Palangka Raya di Jalan Adonis Samad. Deretan kendaraan terlihat tersusun rapi memenuhi sebagian badan jalan utama sejak malam hari hingga menjelang pagi.
Kondisi tersebut terjadi karena masyarakat kesulitan mendapatkan pasokan BBM dalam beberapa hari terakhir sehingga memilih bertahan di lokasi antrean lebih awal agar tidak kehabisan saat SPBU mulai beroperasi.
-
DPRD Kalteng Dorong Kepastian Proyek Kereta Api Lintas KalimantanKamis, 14 Mei 2026

Danru Security Duta Mall Palangka Raya, Zaqy, mengatakan antrean kendaraan sebenarnya sudah mulai terbentuk sejak malam hari dan bukan baru terjadi pada pagi hari.
“Bukan dari pagi antreannya, tetapi sejak malam masyarakat sudah datang dan bermalam di barisan antrean karena khawatir tidak mendapatkan pasokan BBM saat SPBU buka pagi harinya,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi.
Menurutnya, panjangnya antrean kendaraan sempat membuat akses masuk menuju Duta Mall dan sebagian ruas Jalan Adonis Samad dipenuhi kendaraan masyarakat yang menunggu giliran pengisian BBM. Meski demikian, situasi di lapangan masih terpantau aman dan kondusif.
Ia menjelaskan hingga saat ini tidak terjadi insiden yang tidak diinginkan meskipun antrean kendaraan cukup panjang dan padat. Masyarakat dinilai tetap sabar dan tertib saat menyusun kendaraan di jalur antrean.
“Walaupun antrean menutup sebagian jalan utama dan akses masuk mall, kondisi tetap aman. Masyarakat cukup tertib dan sabar saat mengantre,” katanya.

Selain melakukan pengamanan di area pusat perbelanjaan, Zaqy bersama rekan-rekannya juga ikut membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar kawasan Duta Mall guna mengurangi kepadatan kendaraan akibat antrean BBM yang memanjang hingga area mall.
Arus kendaraan di sekitar Jalan Adonis Samad sempat mengalami perlambatan akibat tingginya volume kendaraan yang mengantre. Namun, pengaturan lalu lintas yang dilakukan petugas keamanan membantu menjaga situasi tetap terkendali hingga pagi hari.
Masyarakat berharap distribusi BBM di Kota Palangka Raya dapat segera kembali normal agar antrean panjang yang membuat warga harus bermalam di SPBU tidak terus terjadi dalam beberapa hari ke depan.

























