PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya terus memperkuat upaya peningkatan mutu pendidikan melalui pelaksanaan Pelatihan dan Pembekalan bagi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS). Program tersebut menjadi bagian dari strategi kaderisasi untuk menyiapkan pemimpin sekolah yang kompeten, profesional, dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Pelatihan BCKS dilaksanakan sebagai tahapan penting dalam mempersiapkan calon kepala sekolah yang tidak hanya memahami aspek administratif, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, manajerial, integritas, serta visi yang kuat dalam mengembangkan satuan pendidikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, mengatakan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan di lingkungan sekolah.
Karena itu, menurut Jayani, proses kaderisasi harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan agar lahir pemimpin-pemimpin pendidikan yang mampu membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan.
“Seorang kepala sekolah ke depan harus mampu menjadi lokomotif perubahan. Melalui pelatihan BCKS ini, kita ingin memastikan bahwa para kandidat memiliki pemahaman mendalam tentang tata kelola sekolah yang tidak hanya menjalankan roda operasional, tetapi juga mampu menginisiasi inovasi, seperti integrasi teknologi dalam pembelajaran dan penguatan ekosistem sekolah sebagai pusat pengembangan karakter siswa,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi yang mencakup kepemimpinan sekolah, tata kelola administrasi pendidikan, pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, pengembangan kurikulum, peningkatan mutu pembelajaran, hingga penguatan karakter peserta didik.
Selain pembelajaran teoritis, peserta juga mengikuti simulasi dan studi kasus yang menggambarkan berbagai persoalan yang sering dihadapi kepala sekolah dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Melalui metode tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan strategis, menyelesaikan berbagai permasalahan secara efektif, serta membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Menurut Jayani, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, perubahan pola pembelajaran, serta tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, kepala sekolah dituntut memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, mampu memanfaatkan teknologi digital, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Ia menambahkan, keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas kepemimpinan yang mampu menggerakkan seluruh potensi sekolah secara optimal.
Melalui program BCKS ini, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya berharap dapat melahirkan kepala sekolah yang memiliki kompetensi sesuai standar nasional, berintegritas, inovatif, serta mampu membawa sekolah menjadi lebih maju dan berdaya saing.
Kehadiran kepala sekolah yang kompeten diyakini akan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan, penguatan budaya inovasi di lingkungan sekolah, peningkatan capaian akreditasi, serta mendukung pemerataan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh peserta didik di Kota Palangka Raya.








































