PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk meraih predikat Kota Sehat melalui pemenuhan berbagai indikator yang telah ditetapkan dalam penilaian nasional. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, melalui Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan seluruh jajaran pemerintah daerah akan bekerja maksimal untuk memenuhi sembilan tatanan Kota Sehat yang menjadi indikator utama dalam proses penilaian.
Menurut Achmad Zaini, langkah tersebut tidak semata-mata dilakukan untuk meraih penghargaan, melainkan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kesehatan lingkungan dan kesejahteraan warga.
“Langkah ini diambil bukan sekadar demi mengejar penghargaan, melainkan sebagai wujud nyata pelayanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).
Ia menjelaskan, sembilan tatanan Kota Sehat mencakup berbagai aspek penting yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, mulai dari kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, kawasan tertib lalu lintas dan pelayanan transportasi, kawasan industri dan perkantoran sehat, hingga pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Karena itu, Achmad Zaini meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dan bekerja secara terintegrasi agar seluruh indikator penilaian dapat dipenuhi secara optimal.
“Setiap perangkat daerah harus bergerak bersama. Tidak bisa bekerja sendiri-sendiri karena seluruh indikator Kota Sehat saling berkaitan dan membutuhkan kolaborasi lintas sektor,” katanya.
Selain memperkuat sinergi antarperangkat daerah, Pemerintah Kota Palangka Raya juga terus melakukan pembenahan berbagai fasilitas publik guna mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang sehat dan nyaman.
Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain peningkatan kualitas sanitasi, pengelolaan sampah, penyediaan ruang terbuka hijau (RTH), penguatan layanan kesehatan, hingga pengembangan kawasan permukiman yang layak dan ramah lingkungan.
Achmad Zaini menegaskan bahwa keberhasilan program Kota Sehat tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta menjaga fasilitas umum menjadi faktor penting dalam mewujudkan Kota Palangka Raya yang sehat dan berdaya saing.
“Tanpa dukungan masyarakat, tentu upaya yang dilakukan pemerintah tidak akan berjalan maksimal. Karena itu kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, Pemerintah Kota Palangka Raya optimistis mampu memenuhi seluruh standar yang ditetapkan dalam program Kota Sehat nasional.
Program tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi berupa penghargaan, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas lingkungan, kesehatan masyarakat, dan kesejahteraan warga Kota Palangka Raya secara berkelanjutan.






































