PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat (17/7/2026). Momentum peringatan hari jadi tersebut dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Usai memimpin upacara, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, S.E., menegaskan bahwa persatuan dan kerukunan masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan daerah. Menurutnya, sebagai kota yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya, Palangka Raya harus terus menjaga stabilitas sosial agar tetap aman dan kondusif.
Fairid Naparin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali nilai-nilai falsafah Huma Betang sebagai simbol toleransi, kebersamaan, saling menghormati, dan semangat gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Kalimantan Tengah.
“Peringatan hari jadi ini harus kita jadikan momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga keamanan, dan ketertiban kota. Lingkungan yang aman dan kondusif adalah karpet merah bagi masuknya investasi dan kelancaran pembangunan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fairid Naparin didampingi Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengakui masih terdapat berbagai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. Menurutnya, pembangunan merupakan proses yang terus berjalan dan selalu menghadirkan tantangan baru seiring perkembangan kebutuhan masyarakat.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya memfokuskan arah pembangunan pada tiga prioritas utama, yaitu:
- Peningkatan infrastruktur dan kualitas lingkungan melalui pembangunan jalan, optimalisasi sistem drainase untuk penanganan banjir, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
- Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan pendidikan yang lebih berkualitas, layanan kesehatan yang prima, serta percepatan penurunan angka stunting.
- Penguatan pertumbuhan ekonomi daerah dengan mendorong pelaku UMKM naik kelas melalui transformasi digital guna menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.
Fairid Naparin menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya diukur dari minimnya persoalan yang dihadapi. Lebih dari itu, keberhasilan pemerintah harus tercermin dari sejauh mana kebijakan dan program pembangunan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ukuran keberhasilan adalah sejauh mana pemerintah mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap pelayanan dasar berjalan maksimal dan mampu menghadirkan kesejahteraan rakyat,” katanya.
Ia juga berharap seluruh jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Menurutnya, pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari persoalan hukum menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Melalui peringatan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dan mendukung berbagai program pembangunan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan Kota Palangka Raya dapat terus tumbuh menjadi kota yang maju, nyaman, berdaya saing, dan semakin sejahtera.























