PALANGKA RAYA – Ribuan jemaah menghadiri Tabligh Akbar bersama Ustaz Muhammad Nur Maulana di Masjid Kubah Kecubung Darurrahman, Palangka Raya, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya yang berlangsung penuh khidmat dan antusias. [foto]
Tabligh Akbar tersebut dihadiri Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, S.E., dan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini. Kehadiran ribuan jemaah dari berbagai kalangan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat mengikuti tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Muhammad Nur Maulana.
Dalam sambutannya, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, S.E., menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Kota Palangka Raya tahun ini mengusung tema “Palangka Raya Kota Kolaborasi”. Tema tersebut menggambarkan semangat kebersamaan dalam membangun kota yang tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
“Pemerintah, alim ulama, tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, hingga seluruh warga harus berjalan bergandengan tangan,” ucap Fairid Naparin.

Menurutnya, kolaborasi bukan hanya diwujudkan dalam pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembangunan spiritual dan sosial. Sinergi seluruh elemen masyarakat diperlukan untuk menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian sosial, serta membentuk karakter masyarakat yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
“Pembangunan fisik tanpa diimbangi pembangunan spiritual ibarat bangunan megah tanpa fondasi yang kokoh,” jelas Fairid Naparin.
Ia berharap momentum Tabligh Akbar tersebut dapat membawa keberkahan bagi Kota Palangka Raya sekaligus menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiah dan meningkatkan semangat keagamaan masyarakat.

Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustaz Muhammad Nur Maulana menyampaikan empat prinsip hidup yang dapat menjadi pedoman dalam mewujudkan kemaslahatan umat. Keempat prinsip tersebut meliputi:
- Membersihkan hati dari rasa iri dan dengki.
- Menjauhi sifat sombong.
- Menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi sesama.
- Menjadi orang baik, terutama bagi keluarga dan orang-orang terdekat.
“Kedua jauhi sifat sombong. Tidak ada yang bisa disombongkan oleh manusia karena dia tidak luput dari kekurangan,” ujar Ustaz Muhammad Nur Maulana.
Selain menyampaikan empat prinsip kehidupan tersebut, Ustaz Muhammad Nur Maulana juga mengajak seluruh jemaah untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, memperbanyak wakaf dan sedekah agar menjadi amal jariyah, serta terus menebarkan kebaikan dan mencegah kemungkaran dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan keagamaan ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap nilai-nilai religius, kebersamaan, dan semangat kolaborasi terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai bagian dari pembangunan Kota Cantik yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam aspek spiritual dan sosial.























