LAMANDAU – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Pariwisata terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan sektor pariwisata daerah. Salah satunya melalui kegiatan sharing session bertema “Menjadi Pemandu Wisata Profesional” yang digelar di Taman Celosia, Desa Sumber Mulya, Kecamatan Bulik, Senin (15/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang kompeten sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi generasi muda di Kabupaten Lamandau.
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Lamandau, Wunge Kristasari, mengatakan profesi pemandu wisata memiliki prospek yang cukup menjanjikan seiring berkembangnya sektor pariwisata di daerah.
Menurut Wunge Kristasari, kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan profesi pemandu wisata kepada pelajar dan masyarakat sebagai salah satu pilihan karier yang memiliki peluang besar di masa depan.
“Melalui program ini kami berharap dapat memunculkan bibit-bibit pemandu wisata yang nantinya mampu mendukung perkembangan sektor pariwisata di Lamandau,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kebutuhan akan pemandu wisata yang profesional semakin penting seiring bertambahnya destinasi wisata yang berkembang di Kabupaten Lamandau.
Salah satu destinasi yang saat ini cukup dikenal adalah Desa Riam Tinggi yang menjadi ikon wisata daerah dan kerap dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Lamandau menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang kepariwisataan, yakni Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi Kalimantan Tengah, Yomie Kamale, serta Mahiyang.
Pada kesempatan itu, Yomie Kamale memberikan berbagai materi terkait profesi pemandu wisata, mulai dari keterampilan komunikasi, pelayanan kepada wisatawan, hingga pentingnya pemahaman terhadap budaya dan potensi daerah.
Menurut Yomie Kamale, sektor pariwisata memiliki peluang yang sangat besar untuk dimanfaatkan oleh generasi muda, terutama mereka yang baru menyelesaikan pendidikan dan sedang mencari peluang kerja maupun usaha.
“Banyak anak muda yang setelah lulus masih bertanya-tanya mau ke mana. Padahal sektor pariwisata memiliki banyak peluang yang bisa dimanfaatkan, salah satunya menjadi pemandu wisata profesional,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa seorang pemandu wisata tidak hanya bertugas mendampingi wisatawan selama berkunjung ke suatu destinasi, tetapi juga berperan sebagai duta daerah yang memperkenalkan budaya, sejarah, adat istiadat, dan berbagai potensi wisata kepada para pengunjung.
Karena itu, seorang pemandu wisata dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang baik, wawasan yang luas, serta sikap profesional dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Sejumlah anggota Saka Pramuka dan generasi muda yang hadir tampak antusias mengikuti materi serta aktif berdiskusi dengan para narasumber.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik berkiprah di sektor pariwisata sehingga mampu mendukung promosi destinasi wisata daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui industri pariwisata yang berkelanjutan.








































