PALANGKA RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah mencatat tren positif pada mobilitas wisatawan nusantara selama Juni 2026. Baik jumlah perjalanan wisatawan yang berasal dari Kalimantan Tengah maupun yang menjadikan provinsi ini sebagai tujuan wisata mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama pada tahun lalu.
Peningkatan tersebut menunjukkan aktivitas perjalanan masyarakat terus bergerak positif seiring meningkatnya mobilitas dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga, S.Si., M.Eng., menjelaskan jumlah perjalanan wisatawan nusantara asal Kalimantan Tengah pada Juni 2026 mencapai 1.053.599 perjalanan.
“Jumlah perjalanan wisatawan nusantara asal Kalimantan Tengah pada Juni 2026 naik 16,84 persen dibandingkan Mei 2026 dan meningkat 11,84 persen dibandingkan Juni 2025,” jelas Toto Haryanto Silitonga saat menyampaikan rilis resmi statistik, Senin (3/8/2026).
Berdasarkan daerah asal perjalanan, Kota Palangka Raya menjadi penyumbang perjalanan wisatawan terbesar dengan 169.501 perjalanan atau sekitar 16,09 persen dari total perjalanan wisatawan nusantara asal Kalimantan Tengah.
Sementara itu, posisi berikutnya ditempati oleh:
- Kota Palangka Raya sebanyak 169.501 perjalanan.
- Kabupaten Kapuas sebanyak 157.714 perjalanan.
- Kabupaten Kotawaringin Timur sebanyak 112.494 perjalanan.
Selain mencatat peningkatan wisatawan yang berangkat dari Kalimantan Tengah, BPS juga mencatat kenaikan jumlah wisatawan nusantara yang menjadikan provinsi ini sebagai tujuan perjalanan.
Pada Juni 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara dengan tujuan Kalimantan Tengah mencapai 1.060.505 perjalanan. Angka tersebut meningkat 13,26 persen dibandingkan Mei 2026 dan naik 4,53 persen dibandingkan Juni 2025.
Menurut Toto Haryanto Silitonga, Kota Palangka Raya masih menjadi destinasi utama wisatawan nusantara di Kalimantan Tengah.
“Kota Palangka Raya menjadi daerah tujuan perjalanan wisata dengan angka tertinggi, mencapai 266.872 perjalanan pada Juni 2026 atau sekitar 25,16 persen dari total perjalanan wisatawan nusantara tujuan Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Setelah Kota Palangka Raya, daerah tujuan wisata terbanyak ditempati oleh Kabupaten Kapuas dengan 116.146 perjalanan, disusul Kabupaten Kotawaringin Timur sebanyak 112.752 perjalanan.
Data tersebut menunjukkan bahwa Kota Palangka Raya masih menjadi pusat mobilitas wisata di Kalimantan Tengah, baik sebagai daerah asal maupun tujuan perjalanan. Sementara Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Kotawaringin Timur turut menjadi wilayah dengan aktivitas perjalanan wisata yang tinggi, mencerminkan meningkatnya pergerakan masyarakat di sejumlah kawasan strategis provinsi tersebut.
Peningkatan jumlah perjalanan wisatawan nusantara ini diharapkan menjadi indikator positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pengembangan destinasi, infrastruktur, serta pelayanan pariwisata di Kalimantan Tengah.
























