Agustiar Sabran Kritik Imbauan Pembatasan BBM di KOTA PALANGKA RAYA, Minta Warga Diprioritaskan

Siap diputar
🔊 DENGARKAN BERITA INI

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, , angkat bicara terkait antrean panjang bahan bakar minyak () yang terjadi di sejumlah SPBU di dalam beberapa hari terakhir.

Di tengah kondisi tersebut, Agustiar turut menyoroti munculnya imbauan pembatasan pembelian BBM yang dikeluarkan Pemerintah Kota PALANGKA RAYA. Menurutnya, langkah utama yang seharusnya dilakukan bukan membatasi masyarakat, melainkan memastikan distribusi BBM subsidi berjalan tepat sasaran dan lebih mengutamakan kebutuhan warga.

“Nah ini kami lagi memanggil pihak-pihak terkait ya. Harusnya itu seperti himbauan-himbauan dari wali kota, harusnya itu enggak ada,” ujarnya saat dimintai tanggapan mengenai antrean BBM di Kalimantan Tengah.

Agustiar mengatakan, berdasarkan penjelasan dari Pertamina Patra Niaga, stok BBM untuk wilayah Kalimantan Tengah sejatinya masih berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Karena itu, ia menilai perlu ada pengaturan ulang pola distribusi di SPBU agar pelayanan kepada masyarakat lebih diprioritaskan dibanding kendaraan industri.

Menurutnya, kendaraan masyarakat yang menggunakan BBM subsidi seharusnya dilayani lebih dahulu pada jam operasional pagi hingga siang hari. Sementara kendaraan industri dapat dilayani setelah kebutuhan masyarakat umum terpenuhi.

“Kami meminta kepada Pertamina, kalau dari pagi itu dilayani dulu yang subsidi dulu, masyarakat luas dulu, baru yang industri dari sore sampai malam,” katanya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjut Agustiar, kini terus melakukan pemantauan terhadap distribusi BBM di lapangan bersama Forkopimda dan instansi terkait lainnya. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan antrean panjang di SPBU dapat segera teratasi.

Ia menilai kondisi antrean BBM yang terjadi saat ini tidak bisa dianggap sepele karena sudah mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari. Antrean panjang juga dikhawatirkan berdampak pada sektor ekonomi dan pelayanan masyarakat apabila terus berlangsung dalam waktu lama.

Meski demikian, Agustiar tetap mengimbau masyarakat untuk tidak panik ataupun melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Ia memastikan stok BBM subsidi di Kalimantan Tengah masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Yang subsidi masih harusnya mencukupi,” pungkasnya.

Baca juga »  Wali Kota Palangka Raya Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden RI untuk Masjid Agung Kubah Kecubung
PlaystoreKALTENGPLUSupdate11b
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
17Juni2026-HARIJADIKOTAPALANGKARAYA4
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
×
⭐⭐⭐⭐⭐
Suka menggunakan Aplikasi KALTENG PLUS?
Jika KALTENG PLUS membantu Anda mendapatkan berita Kalimantan Tengah setiap hari, luangkan waktu sebentar untuk memberikan ulasan di Google Play Store.
INPUT ID ANGGOTA
Masukkan 4 Digit ID Anggota
SCAN KARTU ANGGOTA
Menyiapkan Scanner...
Arahkan Kamera ke area
QR Kartu Anggota
LIVE KALTENG PLUS
Memuat Judul...
Memuat Siaran Langsung...
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
TONTON
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

KALTENG PLUS - LAPOR PAK 2
CALLCENTER110POLRI
ChatGPT Image 5 Mei 2026, 13.17.19
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow