PALANGKA RAYA – Antrean panjang kendaraan kembali terlihat di SPBU Ir Soekarno, Kota Palangka Raya, di tengah kondisi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang masih terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kepadatan kendaraan di sekitar lokasi bahkan memicu kemacetan arus lalu lintas, terutama karena antrean menyatu dengan persimpangan lampu merah Bundaran Burung.
Pantauan di lapangan, antrean mobil terlihat memanjang mulai dari kawasan Kantor Dinas Perindustrian. Sementara antrean sepeda motor mengular hingga depan Jalan Jogjakarta menuju area SPBU.
Meski arus lalu lintas mengalami kepadatan, situasi di sekitar lokasi tetap terpantau aman dan kondusif. Pengendara terlihat tetap mengikuti antrean sambil menunggu giliran pengisian BBM.
Kepadatan kendaraan semakin terasa saat lampu lalu lintas di kawasan Bundaran Burung berubah merah. Antrean kendaraan dari SPBU bercampur dengan arus kendaraan umum sehingga menyebabkan perlambatan lalu lintas di sejumlah titik sekitar jalan utama.
Danru pengamanan di lokasi, Kevin Bintang, mengatakan personel di lapangan terus melakukan pengaturan arus lalu lintas dan penertiban antrean agar kondisi tetap terkendali.

Menurutnya, pengamanan dilakukan untuk memastikan antrean kendaraan tidak mengganggu pengguna jalan lain maupun menimbulkan kemacetan yang lebih parah di sekitar Bundaran Burung.
“Kami terus melakukan pengaturan lalu lintas dan mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre BBM supaya situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Salah seorang warga yang ikut mengantre BBM, Wahyu, berharap kondisi antrean panjang di SPBU dapat segera teratasi agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan mendapatkan BBM.
Ia mengaku antrean panjang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir cukup mengganggu aktivitas masyarakat, terutama bagi pengendara yang harus menunggu lama untuk mendapatkan bahan bakar.
“Semoga antrean panjang seperti ini tidak terjadi lagi dan distribusi BBM bisa kembali normal,” katanya.
Warga berharap distribusi BBM di Kota Palangka Raya dapat segera kembali lancar sehingga antrean panjang di sejumlah SPBU tidak terus berulang dan memicu kemacetan di jalan raya.

























