PALANGKA RAYA – Jumlah penduduk yang bekerja di Palangka Raya terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data evaluasi pembangunan daerah, tren ketenagakerjaan menunjukkan pertumbuhan yang stabil dan positif.
Pada 2022 jumlah pekerja tercatat sebanyak 148,14 ribu jiwa, kemudian meningkat menjadi 148,61 ribu pada 2023, dan mencapai 153,88 ribu pekerja pada periode 2024 hingga 2026.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menyebut peningkatan tersebut menjadi indikator membaiknya kondisi ekonomi dan iklim usaha di daerah.
“Kenaikan dari 148 ribu ke 153 ribu dalam kurun waktu tiga tahun ini mencerminkan keberhasilan kita dalam menjaga iklim usaha yang kondusif,” katanya, Sabtu, 2 Mei 2026.
Menurut Zaini, sektor usaha yang terus berkembang memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja baru di berbagai bidang.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor jasa turut menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya.
Selain meningkatkan jumlah tenaga kerja, pemerintah kota juga fokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pemberdayaan dan sertifikasi keterampilan.
Upaya tersebut dilakukan agar tenaga kerja lokal mampu bersaing dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja saat ini.
Pemerintah Kota Palangka Raya berharap tren positif ketenagakerjaan ini dapat terus dipertahankan guna menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Target kita jelas, grafik ini harus tetap hijau dan naik, sehingga angka pengangguran di Kota Cantik ini dapat kita tekan serendah mungkin,” pungkasnya.

























