BNPB dan Pemprov Kalteng Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Puncak Karhutla 2026

Siap diputar
🔊 DENGARKAN BERITA INI

PALANGKA RAYA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (), Letjen Suharyanto, S.Sos., M.M., memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan () Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Kamis (30/7/2026). Rapat tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah , jajaran Forkopimda, kementerian dan lembaga terkait, , Polri, BPBD kabupaten/kota, serta para pemangku kepentingan sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026.

31072026030023 0 scaled
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (), Letjen Suharyanto, menyampaikan arahan saat Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya.

Dalam arahannya, Kepala Suharyanto menyampaikan bahwa berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami musim kemarau yang lebih kering dari kondisi normal dengan durasi yang lebih panjang. Kondisi tersebut meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

“Kita tidak boleh menunggu api membesar baru bergerak. Kunci keberhasilan pengendalian adalah kesiapsiagaan, deteksi dini, dan respons cepat di lapangan,” tegas Suharyanto.

Hingga akhir Juli 2026, tercatat ribuan hektare lahan telah terbakar di enam provinsi prioritas. Kalimantan Tengah berada pada urutan ketiga dengan luas lahan terbakar sekitar 3.069 hektare. Karena itu, seluruh unsur pemerintah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan melalui patroli terpadu serta penguatan koordinasi lintas sektor.

“Seluruh unsur pemerintah daerah, , Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha hingga masyarakat harus bergerak bersama. Pencegahan jauh lebih efektif daripada pemadaman ketika kebakaran sudah meluas,” ujarnya.

Suharyanto juga menekankan pentingnya optimalisasi operasi darat dan udara melalui patroli udara, water bombing, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) apabila kondisi meteorologis memungkinkan. Selain itu, pemantauan hotspot melalui citra satelit harus terus dilakukan agar setiap titik panas dapat segera diverifikasi sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

Di samping penanganan kebakaran, Kepala mengingatkan pentingnya perlindungan kesehatan masyarakat dari dampak kabut asap. Pemerintah daerah diminta menyiapkan langkah mitigasi berupa penyediaan masker, layanan kesehatan, serta edukasi mengenai bahaya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Penanganan bukan hanya memadamkan api, tetapi juga melindungi kesehatan masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan,” katanya.

memastikan akan terus memberikan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui pendampingan operasi, dukungan logistik dan peralatan, bantuan operasi udara, serta penguatan koordinasi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menutup arahannya, Suharyanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Keberhasilan pengendalian adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi yang kuat, kita optimistis dapat menekan luas kebakaran, mencegah kabut asap, dan melindungi masyarakat serta lingkungan,” pungkasnya.

31072026030023 1 scaled
Gubernur Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pemerintah kabupaten dan kota dalam menghadapi puncak musim kemarau serta ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah menegaskan bahwa seluruh pemerintah kabupaten dan kota harus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus hingga September 2026. Menurutnya, hujan yang turun di penghujung Juli hanya memberikan jeda sementara dan tidak boleh membuat seluruh pihak lengah.

“Hujan yang turun di akhir Juli menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat kesiapsiagaan. Jangan sampai kondisi ini membuat kita lengah, karena puncak musim kemarau diprediksi masih berlangsung pada Agustus hingga September,” ujar .

Gubernur menjelaskan bahwa sejak Maret 2026 Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah melakukan berbagai langkah antisipatif bersama BMKG, BNPB, TNI, Polri, serta pemerintah kabupaten dan kota melalui rapat koordinasi, supervisi ke daerah, apel kesiapsiagaan, hingga penerbitan surat kepada seluruh kepala daerah terkait percepatan penetapan status siaga darurat dan kesiapan anggaran.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla melalui Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/142/2026 yang berlaku sejak 26 Mei hingga 31 Oktober 2026.

Gubernur mengapresiasi dukungan BNPB berupa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), patroli udara, dan penambahan armada water bombing yang dinilai sangat membantu percepatan penanganan kebakaran di lapangan.

“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat. Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh dan wali kota yang belum menetapkan status siaga darurat agar segera mengambil langkah sesuai ketentuan, termasuk menyiapkan anggaran operasional, personel, serta sarana dan prasarana pemadaman.

“Saya meminta seluruh dan wali kota agar jangan terlambat bergerak. Tetapkan status siaga darurat sesuai kondisi daerah, siapkan anggaran operasional, dan lakukan koordinasi bersama Forkopimda agar penanganan karhutla berjalan cepat, tepat, dan terukur,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menyampaikan sejumlah kebutuhan dukungan kepada BNPB, di antaranya pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca secara berkala, penambahan helikopter water bombing, dukungan peralatan pemadaman, serta Dana Siap Pakai (DSP) guna mendukung operasi penanganan karhutla di daerah.

Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh masyarakat menjaga Kalimantan Tengah dengan tidak membuka lahan menggunakan api serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Di akhir kegiatan, Kepala Pelaksana BPB-PK Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Toyib menegaskan bahwa BPB-PK Provinsi Kalimantan Tengah bersama seluruh unsur Satgas Penanganan Karhutla akan terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli terpadu, penguatan Pos Lapangan Pengendalian Karhutla, deteksi dini hotspot, serta respons cepat terhadap setiap kejadian kebakaran hutan dan lahan.

31072026030023 2 scaled
Kepala Pelaksana BPB-PK Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Toyib bersama peserta rapat mengikuti pembahasan strategi penguatan patroli terpadu, deteksi dini hotspot, dan respons cepat penanganan Karhutla.

Menurutnya, arahan Kepala BNPB dan Gubernur Kalimantan Tengah menjadi penguatan bagi seluruh jajaran di lapangan untuk terus mempererat koordinasi lintas sektor sehingga setiap potensi karhutla dapat ditangani sedini mungkin.

“Kami akan terus mengoptimalkan sinergi bersama TNI, Polri, BPBD kabupaten/kota, Manggala Agni, relawan, dunia usaha, dan masyarakat. Pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk menekan luas kebakaran. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis Kalimantan Tengah dapat melewati puncak musim kemarau dengan tetap terkendali dan mewujudkan Kalteng Bebas Kabut Asap,” tegas Ahmad Toyib.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada petugas terdekat.

“Karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. Mari tingkatkan kepedulian dan kewaspadaan demi melindungi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, dan mewujudkan Kalimantan Tengah yang bebas dari kabut asap,” pungkasnya.

Baca juga »  Pemko Palangka Raya Genjot Potensi Kuliner Lokal untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan Wisata Kota
PlaystoreKALTENGPLUSupdate11b
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
17Juni2026-HARIJADIKOTAPALANGKARAYA4
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
×
⭐⭐⭐⭐⭐
Suka menggunakan Aplikasi KALTENG PLUS?
Jika KALTENG PLUS membantu Anda mendapatkan berita Kalimantan Tengah setiap hari, luangkan waktu sebentar untuk memberikan ulasan di Google Play Store.
INPUT ID ANGGOTA
Masukkan 4 Digit ID Anggota
SCAN KARTU ANGGOTA
Menyiapkan Scanner...
Arahkan Kamera ke area
QR Kartu Anggota
LIVE KALTENG PLUS
Memuat Judul...
Memuat Siaran Langsung...
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
TONTON
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

KALTENG PLUS - LAPOR PAK 2
CALLCENTER110POLRI
ChatGPT Image 5 Mei 2026, 13.17.19
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow