BNPB Siapkan 31 Ton Garam untuk Operasi Modifikasi Cuaca Atasi Karhutla di Kalteng

Siap diputar
🔊 DENGARKAN BERITA INI

PALANGKA RAYA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana () terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan () di Kalimantan Tengah melalui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi percepatan penanggulangan yang berpotensi meningkat pada puncak musim kemarau.

Dalam operasi tersebut, telah menyiapkan sebanyak 31 ton bahan semai berupa garam (NaCl) untuk membantu pembentukan awan hujan. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah terdampak sehingga dapat membantu memadamkan titik api dan mencegah meluasnya kebakaran.

screenshot 2026 08 04 044041
Petugas memuat bahan semai berupa garam (NaCl) ke dalam pesawat yang digunakan dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah.

Selain menyiapkan bahan semai, juga memperkuat dukungan operasional dengan menambah armada pesawat serta memperluas pangkalan operasi melalui penempatan tambahan pesawat di Pangkalan Bun. Langkah tersebut dilakukan agar jangkauan operasi menjadi lebih efektif dan respons terhadap potensi pertumbuhan awan dapat dilakukan lebih cepat.

Operasi Modifikasi Cuaca juga dirancang dapat berlangsung hingga malam hari apabila Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya potensi awan yang memenuhi syarat untuk dilakukan penyemaian.

Pada tahap pertama yang berlangsung selama 16 hingga 30 Juni 2026, Operasi Modifikasi Cuaca telah mencatat sebanyak 31 sorti penerbangan dengan total durasi terbang mencapai 63 jam 18 menit. Selama pelaksanaan operasi tersebut, sebanyak 31.000 kilogram atau setara 31 ton bahan semai NaCl digunakan untuk mendukung pembentukan awan hujan.

screenshot 2026 08 04 044048
Puluhan karung bahan semai NaCl disiapkan sebagai bagian dari Operasi Modifikasi Cuaca guna meningkatkan potensi hujan dan membantu menekan penyebaran kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah.

berharap pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca dapat meningkatkan curah hujan di wilayah rawan kebakaran sehingga mampu mempercepat proses pemadaman titik api, menjaga kelembapan lahan gambut, serta mengurangi risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi terpadu pemerintah dalam menghadapi musim kemarau melalui kolaborasi berbagai instansi, termasuk , BMKG, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya guna meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Baca juga »  BPBD Palangka Raya Siapkan 30 Poslap Karhutla Hadapi Musim Kemarau
PlaystoreKALTENGPLUSupdate11b
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
17Juni2026-HARIJADIKOTAPALANGKARAYA4
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
×
⭐⭐⭐⭐⭐
Suka menggunakan Aplikasi KALTENG PLUS?
Jika KALTENG PLUS membantu Anda mendapatkan berita Kalimantan Tengah setiap hari, luangkan waktu sebentar untuk memberikan ulasan di Google Play Store.
INPUT ID ANGGOTA
Masukkan 4 Digit ID Anggota
SCAN KARTU ANGGOTA
Menyiapkan Scanner...
Arahkan Kamera ke area
QR Kartu Anggota
LIVE KALTENG PLUS
Memuat Judul...
Memuat Siaran Langsung...
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
TONTON
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

KALTENG PLUS - LAPOR PAK 2
CALLCENTER110POLRI
ChatGPT Image 5 Mei 2026, 13.17.19
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow