PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya terus mematangkan persiapan pelaksanaan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya, Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya, serta Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satu agenda utama yang tengah dipersiapkan adalah Bukit Batu Fest yang akan dipusatkan di kawasan Bukit Batu pada 18 Juli 2026.
Festival tersebut akan dirangkai dengan berbagai kegiatan, mulai dari Palangka Raya Bersepeda, aksi penanaman ribuan pohon, bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga berbagai hiburan masyarakat. Pemerintah Kota Palangka Raya berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya, Kemilau Mutik, S.H., M.H. mengatakan persiapan terus dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menurutnya, salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah penanaman sebanyak 6.900 pohon sebagai simbol Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Palangka Raya dengan Borneo Nature Foundation (BNF) sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini juga akan dimeriahkan dengan bazar UMKM dalam Bukit Batu Fest, edukasi dan sosialisasi bersama OJK Kalimantan Tengah, serta berbagai hiburan meski tanpa menggunakan anggaran APBD. Selain itu, akan digelar Palangka Raya Fair di GOR Indoor Tjilik Riwut Kilometer 5 Palangka Raya,” ujar Kemilau, Rabu (1/7).
Selain menghadirkan hiburan, festival juga akan menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM lokal. Berbagai produk unggulan masyarakat akan ditampilkan melalui bazar yang diharapkan mampu menarik minat pengunjung sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para pelaku usaha.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Bukit Batu Fest dari Muhammad Subuh Center (MSC), Molitawati, mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan saat ini telah mencapai sekitar 75 persen. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palangka Raya serta Hakumpul Seli (HASI) Palangka Raya untuk memastikan seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik.
“Sebenarnya pada momen HUT ke-25 MSC kami tidak menyangka bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kota dan HASI sehingga kegiatan ini menjadi lebih meriah,” katanya.
Sebagai bagian dari persiapan, panitia bersama sejumlah instansi terkait telah melakukan survei lapangan di lokasi kegiatan. Peninjauan meliputi area finis Palangka Raya Bersepeda, lokasi penanaman pohon, serta kawasan yang akan digunakan sebagai pusat bazar dan kegiatan masyarakat.
Survei tersebut melibatkan Sekretariat Kecamatan Bukit Batu, Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, komunitas sepeda lipat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palangka Raya, serta insan media, termasuk RRI Palangka Raya.
Pemerintah Kota Palangka Raya berharap Bukit Batu Fest mampu menjadi ruang promosi berbagai potensi daerah, khususnya sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM. Melalui kolaborasi berbagai pihak, festival ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda perayaan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain itu, kawasan Bukit Batu diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kota Palangka Raya. Dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, pemerintah optimistis Bukit Batu Fest mampu menarik kunjungan wisatawan lokal maupun luar daerah sekaligus memperkuat citra Kota Palangka Raya sebagai kota yang aktif mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
























