PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Doris Sylvanus sebagai rumah sakit rujukan utama di Bumi Tambun Bungai. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan kualitas pelayanan, peningkatan profesionalisme tenaga kesehatan, serta memastikan masyarakat memperoleh layanan medis yang cepat, aman, dan humanis.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Mikko Uriamapas Ludjen, Sp.OG, M.Kes., mengatakan pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus ditingkatkan kualitasnya. Menurutnya, setiap pasien berhak memperoleh pelayanan terbaik sejak pertama kali datang hingga menyelesaikan proses perawatan.
“Pelayanan kesehatan yang berkualitas merupakan hak setiap masyarakat. Karena itu seluruh fasilitas kesehatan harus terus meningkatkan mutu pelayanan, mulai dari kesiapan tenaga kesehatan, sarana prasarana, hingga pelayanan yang humanis kepada pasien,” ujarnya.
Dr. Miko menjelaskan, RSUD Doris Sylvanus memiliki peran strategis sebagai rumah sakit rujukan di Kalimantan Tengah, termasuk dalam pelayanan ibu dan anak, tindakan operasi, hingga berbagai layanan spesialistik lainnya. Karena itu, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan agar mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Di sela peninjauan pelayanan, Dr. Miko juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah keluarga pasien untuk mendengarkan secara langsung pengalaman mereka selama menjalani proses pelayanan di rumah sakit.

Salah satunya adalah Anton Anugerahno yang sedang mendampingi istrinya usai menjalani persalinan melalui operasi sesar di RSUD Doris Sylvanus. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Miko menanyakan kondisi pasien sekaligus memastikan pelayanan yang diberikan tenaga kesehatan berjalan dengan baik.
Anton mengaku bersyukur proses persalinan istrinya berlangsung lancar. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dokter, perawat, serta tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan secara profesional selama proses persalinan hingga masa perawatan.
“Alhamdulillah proses persalinan berjalan lancar. Pelayanan dari dokter, perawat, dan seluruh tenaga kesehatan juga sangat baik sehingga kami merasa tenang selama mendampingi keluarga menjalani perawatan,” ujar Anton.
Menurut Dr. Miko, masukan langsung dari masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit. Evaluasi tidak hanya dilakukan dari sisi manajemen, tetapi juga berdasarkan pengalaman pasien dan keluarga selama menerima pelayanan.
Ia berharap RSUD Doris Sylvanus terus mempertahankan budaya pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan juga akan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, fasilitas pelayanan, serta sistem layanan kesehatan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin berkualitas, merata, dan berkesinambungan.
























