BUNTOK – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jaraga Sasameh (Jarse) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, salah satunya melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan. Bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Barito Selatan, rumah sakit tersebut menggelar Pelatihan Kehumasan bagi pegawai yang bertugas mengelola informasi dan media publikasi di Aula Manajemen RSUD Jaraga Sasameh, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang lebih profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan informasi masyarakat. Selain meningkatkan kemampuan teknis pegawai, pelatihan juga diarahkan untuk memperkuat citra positif rumah sakit melalui penyampaian informasi yang akurat dan mudah dipahami.

Peserta pelatihan berasal dari berbagai unsur di lingkungan RSUD Jaraga Sasameh, mulai dari pejabat eselon III dan IV, Kepala Unit Humas beserta staf, Kepala Tim Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS) beserta staf, staf resepsionis manajemen, petugas keamanan (satpam), hingga Tim Pelayanan Pasien Rawat Jalan (TPP).
Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek komunikasi publik, di antaranya:
- Teknik dasar jurnalistik.
- Penulisan siaran pers yang efektif.
- Penyusunan konten berita untuk kanal digital.
- Strategi publikasi informasi kepada masyarakat.
Pemateri dari DiskominfoSP Kabupaten Barito Selatan, Fahriaji, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun informasi yang informatif, membangun hubungan dengan media, serta memperkuat komunikasi publik di lingkungan rumah sakit.
“Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu memahami peran transformasi digital dalam meningkatkan mutu layanan rumah sakit, menerapkan tata kelola data dan keamanan informasi sesuai regulasi, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk pelayanan kesehatan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman siber,” ujarnya.
Sebelumnya, Direktur RSUD Jaraga Sasameh, dr. Dadang Baskoro Nugroho, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa seluruh pegawai perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai pelayanan publik, terutama dalam membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat.
“Saat ini kita berusaha menyelesaikan target akreditasi rumah sakit agar memperoleh akreditasi paripurna,” katanya.
Menurutnya, komunikasi yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Informasi yang disampaikan secara jelas dan tepat akan membantu menciptakan pelayanan yang lebih efektif sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit.
Dalam kesempatan yang sama, Sri Wahyuni turut memberikan materi mengenai teknik penulisan berita yang menarik dengan penggunaan kalimat efektif. Materi tersebut bertujuan agar peserta mampu menghasilkan tulisan yang informatif, akurat, dan mudah dipahami sehingga dapat membangun citra positif instansi melalui publikasi yang berkualitas.
Pelatihan kehumasan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi pegawai RSUD Jaraga Sasameh dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan bertanggung jawab. Melalui sinergi dengan DiskominfoSP Kabupaten Barito Selatan, kualitas komunikasi publik rumah sakit diharapkan semakin profesional serta mampu mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Barito Selatan.
























