TAMIANG LAYANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pembangunan Kabupaten Barito Timur. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, saat mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur di Halaman Kantor Bupati Barito Timur, Tamiang Layang, Sabtu (8/8/2026).

Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur tahun 2026 mengusung tema “Sinergi Budaya dan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Barito Timur Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis (SEGAH)”. Tema tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah dengan tetap mempertahankan nilai budaya dan memperhatikan keberlanjutan pembangunan.
Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang disampaikan Linae Victoria Aden, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan apresiasi atas kerja keras dan sinergi seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi terhadap perkembangan Barito Timur selama 24 tahun.
“Di usia ke-24 tahun, Barito Timur telah berkembang berkat kerja keras dan sinergi seluruh elemen masyarakat. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Muhammad Yamin, Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu dan jajaran, para tokoh pendahulu, DPRD, Forkopimda, ASN, akademisi, dunia usaha, media, serta seluruh masyarakat Barito Timur,” ujar Linae.
Menurutnya, Kabupaten Barito Timur memiliki berbagai potensi daerah yang dapat terus dikembangkan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Potensi tersebut mencakup sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan pertambangan.
Selain kekayaan sumber daya, posisi geografis Barito Timur yang menjadi penghubung dengan Kalimantan Selatan juga dinilai memberikan peluang strategis bagi pengembangan ekonomi daerah. Potensi tersebut perlu dikelola secara kreatif, inovatif, dan berkelanjutan agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
“Barito Timur memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan pertambangan, serta posisi strategis sebagai pintu penghubung dengan Provinsi Kalimantan Selatan. Jika dikelola secara kreatif dan berkelanjutan, potensi tersebut dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Linae.
Linae juga menilai posisi Barito Timur sebagai pintu gerbang terdekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) perlu dimanfaatkan secara optimal. Pemerintah Kabupaten Barito Timur diharapkan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta mempertahankan identitas budaya lokal.
“Barito Timur adalah pintu gerbang terdekat dengan IKN. Saya berharap Pemerintah Kabupaten lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan potensi daerah dengan tetap mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan budaya lokal,” jelasnya.

Dalam momentum Hari Jadi ke-24 tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga mengajak seluruh masyarakat Barito Timur memperkuat persatuan dan menjadikan berbagai tantangan pembangunan sebagai peluang untuk melakukan pembenahan serta pengembangan daerah.
Linae menekankan bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat menjaga kerukunan, identitas budaya, serta semangat kebersamaan.
“Ubah tantangan jadi peluang, karena daerah maju adalah daerah yang mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak kehilangan jati diri. Kita juga harus mengobarkan semangat Huma Betang dan Lewu Hante dalam bingkai NKRI sebagai kekuatan menghadapi tantangan zaman dan menyukseskan pembangunan, karena tidak ada kemajuan tanpa kerukunan masyarakat,” imbuh Linae.
Ia juga menegaskan pentingnya memastikan kehadiran pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan publik yang berkualitas. Penggunaan anggaran pemerintah harus diarahkan pada program dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat. Efisiensi tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan dan pembangunan. Setiap rupiah uang rakyat harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen membuka ruang kolaborasi untuk mewujudkan pembangunan yang adil dan merata, dari desa hingga perkotaan,” tegasnya.

Komitmen pemerataan pembangunan tersebut juga diwujudkan melalui dukungan terhadap Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi peran aktif Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mendukung program tersebut, termasuk proses verifikasi penerima manfaat.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen mendukung pembangunan yang adil dan merata melalui kolaborasi, terutama melalui Kartu Huma Betang Sejahtera. Kami mengapresiasi peran aktif Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mendukung KHBS. Sebanyak 3.586 Keluarga Penerima Manfaat telah diverifikasi di Kabupaten Barito Timur,” ungkap Linae.
Selain mendorong pembangunan dan peningkatan kesejahteraan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah turut mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai persoalan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Salah satunya melalui penguatan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Linae mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam pencegahan dan penanganan Karhutla. Masyarakat juga diminta bersama-sama melawan penyalahgunaan narkoba serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran hoaks dan informasi menyesatkan.
“Penanganan kebakaran hutan dan lahan adalah tanggung jawab bersama. Mari perkuat kewaspadaan, kesiapan, dan kesiagaan menghadapi Karhutla melalui sinergi seluruh elemen masyarakat. Saya juga mengajak semua pihak bersatu melawan narkoba serta menjadi benteng terhadap hoaks dan berita menyesatkan yang dapat memecah belah masyarakat dan melindungi anak-anak dari konten negatif. Carilah informasi yang benar dari sumber yang terpercaya,” pungkas Linae.
Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur berlangsung dalam suasana yang sarat dengan nuansa budaya. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan jajaran pejabat dan peserta mengenakan beragam busana bernuansa adat dan motif khas Kalimantan Tengah, sekaligus memperkuat pesan pelestarian budaya dalam pembangunan daerah.
Rangkaian peringatan juga diikuti masyarakat dan berbagai unsur yang hadir di halaman Kantor Bupati Barito Timur. Semangat kebersamaan tersebut menjadi bagian dari momentum Hari Jadi ke-24 untuk terus memperkuat persatuan dan kolaborasi dalam mendorong Barito Timur yang sejahtera, berkelanjutan, dan harmonis.
























