KAPUAS – Hamparan sawah menguning di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, menjadi saksi kuat kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Panen raya padi yang digelar pada Rabu (8/7/2026) memperlihatkan komitmen bersama antara pemerintah, TNI, Polri, dan para petani dalam mendukung program strategis nasional menuju swasembada pangan.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., unsur Forkopimda, Bupati Kapuas, M. Wiyatno, S.P., jajaran perangkat daerah, personel TNI dan Polri, serta kelompok tani. Kehadiran seluruh unsur menjadi simbol bahwa pembangunan sektor pertanian memerlukan sinergi dari berbagai pihak.
Suasana panen berlangsung penuh semangat. Para petani memanen padi di hamparan sawah yang telah menguning, sementara alat mesin pertanian beroperasi untuk mempercepat proses panen. Momentum tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras petani yang selama ini berkontribusi menjaga ketersediaan pangan di Kalimantan Tengah.
Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa Polri tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung berbagai program strategis nasional, termasuk di sektor ketahanan pangan.
“Panen raya ini adalah wujud nyata sinergi kita bersama pemerintah daerah dan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Iwan Kurniawan, dukungan tersebut diwujudkan melalui Program Pekarangan Pangan Lestari serta keterlibatan Bhabinkamtibmas sebagai penggerak ketahanan pangan di tengah masyarakat. Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Dengan lahan yang ada, dengan semangat gotong royong, Kalteng harus menjadi lumbung pangan untuk Kalimantan bahkan nasional,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom. mengapresiasi dedikasi para petani yang terus menjaga produktivitas lahan pertanian. Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar sebagai salah satu kawasan strategis pengembangan pangan nasional sehingga perlu didukung melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan hasil produksi pertanian, pemerintah juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani yang terdiri atas:
- 7 unit combine harvester.
- 7 unit hand tractor.
- 4 unit alat semprot pertanian.
- 11 unit mesin pompa air.
Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengolahan lahan, mempercepat proses panen, serta mendukung produktivitas pertanian di Kabupaten Kapuas dan wilayah Kalimantan Tengah secara umum.
Panen raya di Kecamatan Bataguh menjadi gambaran nyata bahwa sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat mampu memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan. Dengan semangat gotong royong, Kalimantan Tengah diharapkan semakin berperan sebagai salah satu lumbung pangan strategis Indonesia.
























