LPKA Palangka Raya Berikan Remisi dan Perkuat Hak Pendidikan Anak Binaan pada Hari Anak Nasional 2026

Siap diputar
🔊 DENGARKAN BERITA INI

PALANGKA RAYA – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 dengan memberikan remisi kepada anak binaan sekaligus memperkuat pemenuhan hak pendidikan melalui penyerahan ijazah dan bantuan pendidikan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen pemasyarakatan dalam mendukung pembinaan dan masa depan anak binaan.

Peringatan Hari Anak Nasional yang mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi Anak, Bangun Masa Depan Bangsa” itu juga digelar bersama Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) Provinsi Kalimantan Tengah. Sejumlah kegiatan digelar sebagai bagian dari pembinaan, mulai dari pemberian remisi, penyerahan ijazah pendidikan, hingga kegiatan yang memperkuat hubungan emosional anak dengan keluarga.

kegiatan peringatan hari anak nasional tahun 2026 scaled
Kegiatan peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 di LPKA Kelas II Palangka Raya diisi dengan berbagai rangkaian pembinaan sebagai bentuk pemenuhan hak anak binaan, Kamis (23/7/2026).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, Hensah, mengatakan pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan kepada anak binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif serta aktif mengikuti seluruh program pembinaan.

“Remisi ini merupakan hak bagi anak binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Pada peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 tersebut, sebanyak empat anak binaan menerima Remisi Hari Anak Nasional dengan masing-masing memperoleh pengurangan masa pidana selama satu bulan.

Selain pemberian remisi, LPKA Kelas II Palangka Raya juga menyerahkan ijazah pendidikan Paket B dan Paket C kepada anak binaan yang telah menyelesaikan pendidikan. Tidak hanya itu, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) turut disalurkan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan mereka.

Menurut Hensah, pemenuhan hak pendidikan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan agar anak binaan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap anak tetap memperoleh haknya, termasuk pendidikan, sehingga mereka memiliki kesempatan memperbaiki masa depan dan kembali menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembinaan memerlukan dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya petugas pemasyarakatan, tetapi juga keluarga, pemerintah, lembaga pendidikan, serta masyarakat agar proses reintegrasi sosial anak dapat berjalan secara optimal.

Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Palangka Raya, Kurniawan Wawondos, menegaskan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memastikan setiap anak binaan tetap memperoleh hak atas pendidikan, pembinaan, dan kasih sayang selama menjalani masa pembinaan.

“Kami terus menghadirkan pembinaan yang mengutamakan kepentingan terbaik. Kami percaya setiap anak memiliki kesempatan untuk berubah, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik,” kata Kurniawan Wawondos.

Peringatan Hari Anak Nasional juga diisi dengan prosesi membasuh kaki orang tua dan sungkeman sebagai simbol penghormatan serta permohonan maaf kepada orang tua. Selain itu, anak binaan menampilkan drama bertajuk “Aku Rindu Rumah” yang mengangkat pentingnya kasih sayang dan dukungan keluarga dalam proses pembinaan.

anak binaan menerima remisi ijazah pendidikan dan apresiasi pada peringatan hari anak nasional tahun 2026
Anak binaan menerima remisi, ijazah pendidikan, dan apresiasi pada peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 di LPKA Kelas II Palangka Raya sebagai bagian dari upaya mendukung pembinaan dan masa depan mereka.

Satgas PPA Provinsi Kalimantan Tengah, Widiya Kumala, mengatakan penampilan drama tersebut menjadi media refleksi tentang arti kasih sayang orang tua bagi anak.

“Drama ini menjadi haru. Ini juga menjadi bagian refleksi kasih sayang orang tua,” ujarnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Hensah kembali menegaskan bahwa Hari Anak Nasional menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus memenuhi hak-hak anak, termasuk anak yang sedang menjalani pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

“Karena itu, pembinaan, pendidikan, dan dukungan dari semua pihak sangat penting. Hal ini agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” tutupnya.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional tersebut, LPKA Kelas II Palangka Raya berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam pembinaan anak binaan terus diperkuat sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri, produktif, dan bertanggung jawab.

Baca juga »  PALANGKA RAYA TRANSFORMASI PARIWISATA MENUJU ERA EKONOMI PENGALAMAN
PlaystoreKALTENGPLUSupdate11b
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
17Juni2026-HARIJADIKOTAPALANGKARAYA4
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
×
⭐⭐⭐⭐⭐
Suka menggunakan Aplikasi KALTENG PLUS?
Jika KALTENG PLUS membantu Anda mendapatkan berita Kalimantan Tengah setiap hari, luangkan waktu sebentar untuk memberikan ulasan di Google Play Store.
INPUT ID ANGGOTA
Masukkan 4 Digit ID Anggota
SCAN KARTU ANGGOTA
Menyiapkan Scanner...
Arahkan Kamera ke area
QR Kartu Anggota
LIVE KALTENG PLUS
Memuat Judul...
Memuat Siaran Langsung...
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
TONTON
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

KALTENG PLUS - LAPOR PAK 2
CALLCENTER110POLRI
ChatGPT Image 5 Mei 2026, 13.17.19
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow