PALANGKA RAYA – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (FISIP ADKOM) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR), M. Angga atau yang dikenal dengan nama panggung Junata Anggara, berhasil meraih gelar Putra Budaya Kalimantan Tengah 2026 pada ajang Putra-Putri Budaya Kalimantan Tengah 2026.
Prestasi tersebut diumumkan pada malam Grand Final yang berlangsung di Gedung Olah Seni Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya pada akhir pekan lalu. Gelar tersebut diraih setelah Angga mengikuti seluruh rangkaian seleksi dan karantina bersama para finalis dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

Bagi Angga, pencapaian tersebut bukan sekadar sebuah penghargaan, tetapi juga amanah untuk turut menjaga, melestarikan, dan mempromosikan kekayaan budaya Kalimantan Tengah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, khususnya Direktorat Alumni dan Kemahasiswaan serta Fakultas FISIP ADKOM yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan selama saya mengikuti ajang Putra-Putri Budaya Kalimantan Tengah 2026. Dukungan tersebut menjadi penyemangat hingga akhirnya saya dipercaya mengemban amanah sebagai Putra Budaya Kalimantan Tengah 2026,” ungkap Angga.
Ia menjelaskan bahwa kecintaannya terhadap budaya daerah telah tumbuh sejak lama. Keikutsertaannya dalam ajang tersebut didorong oleh keinginan menjadi bagian dari generasi muda yang aktif memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah melalui pendekatan yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Menurut Angga, masa karantina menjadi salah satu pengalaman paling berkesan selama mengikuti kompetisi. Selain memperdalam wawasan tentang budaya daerah, para finalis juga dibekali materi kepemimpinan, etika, kemampuan berbicara di depan umum, hingga kerja sama tim.
Ia menilai ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Program Studi Ilmu Komunikasi UMPR turut memberikan bekal penting dalam setiap tahapan seleksi, terutama dalam kemampuan public speaking, berpikir kritis, membangun citra diri, serta menyampaikan pesan kepada publik secara efektif.
Ke depan, Angga berkomitmen memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi budaya sekaligus memperluas kolaborasi dengan komunitas, sekolah, dan pemerintah agar pelestarian budaya Kalimantan Tengah semakin dikenal oleh masyarakat luas.
Direktur Alumni dan Kemahasiswaan UMPR, Miftahurrizqi, M.Kom., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa tersebut. Menurutnya, capaian Angga menjadi bukti bahwa mahasiswa UMPR mampu menunjukkan prestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian budaya daerah.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMPR memiliki kualitas dan daya saing, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Kami berharap capaian M. Angga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berani berkompetisi, dan membawa nama baik UMPR di berbagai ajang,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UMPR, Dr. Junaidi, S.H., M.I.Kom., menilai keberhasilan Angga mencerminkan kompetensi mahasiswa Ilmu Komunikasi yang tidak hanya dibangun melalui proses pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui kontribusi nyata di tengah masyarakat.

“Kemampuan komunikasi yang dimiliki Angga menjadi modal penting dalam mengemban peran sebagai Putra Budaya Kalimantan Tengah. Kami berharap prestasi ini memotivasi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berprestasi, dan memanfaatkan ilmu komunikasi sebagai sarana membangun masyarakat,” tuturnya.
Keberhasilan tersebut diharapkan semakin memotivasi mahasiswa UMPR untuk terus mengembangkan potensi diri, berprestasi di berbagai bidang, sekaligus menjadi generasi muda yang berperan aktif dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Kalimantan Tengah hingga tingkat nasional maupun internasional.
























