Pemko Palangka Raya Matangkan Target PAD 2026 dan 2027 Lewat Penguatan Digitalisasi Daerah

Siap diputar
🔊 DENGARKAN BERITA INI

PALANGKA RAYA – Pemerintah melalui Badan Pendapatan Daerah () terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menggelar Desk Penyusunan Target Perubahan Tahun 2026 dan Perencanaan Target Tahun 2027. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pembahasan Penguatan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) yang berlangsung di Ruang Rapat , Jumat (31/7/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi Pemerintah untuk mengevaluasi capaian pendapatan daerah sekaligus menyusun target yang lebih terukur dan realistis. Selain membahas perubahan target Tahun Anggaran 2026, forum tersebut juga menjadi wadah menyusun proyeksi target pendapatan daerah Tahun 2027 dengan mempertimbangkan potensi riil yang dimiliki setiap perangkat daerah.

whatsapp image 2026 08 01 at 4.04.46 pm scaled 1
Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) berfoto bersama usai Desk Penyusunan Target Perubahan Tahun 2026 dan Perencanaan Target Tahun 2027 di Ruang Rapat , Jumat (31/7/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Palangka Raya, Emi Abriyani. Turut hadir seluruh anggota Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Palangka Raya beserta perangkat daerah yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah. Suasana rapat berlangsung penuh semangat kolaborasi yang ditunjukkan melalui keterlibatan aktif seluruh peserta dalam pembahasan berbagai strategi peningkatan pendapatan daerah.

Dalam pembahasan tersebut, masing-masing perangkat daerah memaparkan hasil evaluasi terhadap target pendapatan yang telah berjalan serta menyampaikan usulan perubahan target sesuai kondisi aktual di lapangan. Penyusunan target dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai indikator, mulai dari perkembangan ekonomi daerah, potensi objek pajak dan retribusi, hingga arah kebijakan pembangunan Kota Palangka Raya.

Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menekankan bahwa keberhasilan peningkatan PAD memerlukan sinergi yang kuat antarperangkat daerah. Menurutnya, seluruh instansi harus mampu menggali berbagai sumber penerimaan yang masih memiliki peluang untuk dioptimalkan.

“Setiap perangkat daerah harus mampu menyusun target yang realistis namun tetap progresif. Hal ini perlu didukung oleh inovasi berkelanjutan serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kinerja pengelolaan pendapatan daerah,” tegasnya.

Selain membahas target penerimaan, forum tersebut juga memberikan perhatian khusus terhadap implementasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). Digitalisasi dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan sistem pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Beberapa fokus pembahasan dalam rapat tersebut meliputi:

  • Evaluasi target perubahan Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2026.
  • Penyusunan proyeksi target pendapatan Tahun Anggaran 2027.
  • Optimalisasi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  • Penguatan implementasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).
  • Peningkatan pemanfaatan transaksi pembayaran non-tunai pada pajak dan retribusi daerah.

Arbert Tombak mengatakan penerapan sistem pembayaran berbasis digital tidak hanya memperkuat transparansi pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak maupun retribusi.

“Penerapan sistem transaksi non-tunai berbasis digital menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas, transparansi, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Tak hanya itu, digitalisasi juga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak maupun retribusi,” pungkasnya.

Melalui penyusunan target pendapatan yang lebih terarah dan penguatan implementasi digitalisasi, Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pendapatan daerah yang modern, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan PAD secara berkelanjutan sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Baca juga »  TPHP Kalteng Panen 24 Ribu Ayam Broiler, Perkuat Ketahanan Pangan dan Peternakan Modern
PlaystoreKALTENGPLUSupdate11b
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
17Juni2026-HARIJADIKOTAPALANGKARAYA4
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
×
⭐⭐⭐⭐⭐
Suka menggunakan Aplikasi KALTENG PLUS?
Jika KALTENG PLUS membantu Anda mendapatkan berita Kalimantan Tengah setiap hari, luangkan waktu sebentar untuk memberikan ulasan di Google Play Store.
INPUT ID ANGGOTA
Masukkan 4 Digit ID Anggota
SCAN KARTU ANGGOTA
Menyiapkan Scanner...
Arahkan Kamera ke area
QR Kartu Anggota
LIVE KALTENG PLUS
Memuat Judul...
Memuat Siaran Langsung...
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
TONTON
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

KALTENG PLUS - LAPOR PAK 2
CALLCENTER110POLRI
ChatGPT Image 5 Mei 2026, 13.17.19
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow