Pemkot Palangka Raya Telusuri Dugaan Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram

Siap diputar
🔊 DENGARKAN BERITA INI

PALANGKA RAYA – Pemerintah merespons keluhan masyarakat terkait dugaan kelangkaan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram yang disertai kenaikan harga di tingkat pengecer. Pemerintah memastikan akan segera melakukan penelusuran apabila ditemukan laporan maupun indikasi adanya gangguan distribusi di lapangan.

Wali , , S.E., mengatakan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam apabila masyarakat mengalami kesulitan memperoleh elpiji bersubsidi atau menemukan harga jual yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Menurutnya, setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti untuk mengetahui penyebab dan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Kalau memang nanti ada laporan atau keluhan terkait elpiji yang langka dan harganya mahal, tentu akan kami tindak lanjuti. Nanti saya akan mencari tahu penyebabnya dan bagaimana kondisi sebenarnya di lapangan,” ujar , Selasa (23/6/2026).

Meski demikian, menyebut hingga saat ini Pemerintah belum menerima laporan resmi dari organisasi perangkat daerah terkait mengenai kelangkaan gas elpiji bersubsidi tersebut. Karena itu, pemerintah masih perlu memastikan kondisi riil di lapangan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

“Sebenarnya laporan seperti itu belum terjadi atau belum terdata di sini,” katanya.

menjelaskan, Pemerintah secara rutin memantau perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok melalui rapat koordinasi pengendalian inflasi yang dilaksanakan setiap pekan. Forum tersebut menjadi sarana untuk memperoleh data dan informasi sebagai dasar pengambilan kebijakan apabila terjadi gejolak harga maupun gangguan distribusi barang.

Menurutnya, data yang dihimpun tidak hanya mencakup kondisi di , tetapi juga perkembangan harga dan pasokan komoditas di tingkat provinsi maupun nasional. Informasi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

“Setiap hari Senin kami melaksanakan rapat koordinasi inflasi. Dari situ diketahui berbagai data, termasuk kondisi di Kota Palangka Raya. Apa yang naik dan apa yang turun, baik secara nasional, provinsi, maupun kota,” ungkap .

Pemerintah Kota Palangka Raya, lanjut Fairid Naparin, akan terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk gas elpiji bersubsidi. Apabila nantinya ditemukan kendala distribusi maupun praktik yang menyebabkan harga melambung di tingkat konsumen, pemerintah akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi serta memastikan pasokan kembali normal sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Baca juga »  Walikota Palangka Raya Rapat Paripurna Ke-11 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024/2025 DPRD Kota Palangka Raya
PlaystoreKALTENGPLUSupdate11b
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
17Juni2026-HARIJADIKOTAPALANGKARAYA4
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
×
⭐⭐⭐⭐⭐
Suka menggunakan Aplikasi KALTENG PLUS?
Jika KALTENG PLUS membantu Anda mendapatkan berita Kalimantan Tengah setiap hari, luangkan waktu sebentar untuk memberikan ulasan di Google Play Store.
INPUT ID ANGGOTA
Masukkan 4 Digit ID Anggota
SCAN KARTU ANGGOTA
Menyiapkan Scanner...
Arahkan Kamera ke area
QR Kartu Anggota
LIVE KALTENG PLUS
Memuat Judul...
Memuat Siaran Langsung...
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
TONTON
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

KALTENG PLUS - LAPOR PAK 2
CALLCENTER110POLRI
ChatGPT Image 5 Mei 2026, 13.17.19
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow