PALANGKA RAYA – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Barigas, Markas Polda Kalimantan Tengah, Jalan Tjilik Riwut Km 1, Palangka Raya, Rabu (1/7). Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen Polri untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan profesionalisme, responsivitas, dan pendekatan humanis.
Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti personel Polda Kalimantan Tengah, jajaran kepolisian, TNI, aparatur pemerintah, serta berbagai elemen masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., Pangdam XXII/Tambun Bungai, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polda Kalimantan Tengah, serta tamu undangan lainnya.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Drs. Yosi Muhamartha, mewakili Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan.
Dalam amanatnya, Yosi Muhamartha menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”. Tema tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, tenteram, dan sejahtera.
“Tema ini mengandung pesan yang sangat penting dalam menjalankan tugas dengan semangat dan berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat agar dapat hidup aman, tenteram, dan sejahtera,” ujarnya.
Menurut Yosi Muhamartha, transformasi Polri terus diarahkan pada penguatan tiga pilar utama, yaitu profesional, responsif, dan humanis. Ketiga prinsip tersebut menjadi landasan dalam mewujudkan Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang mampu menjawab berbagai tantangan pelayanan publik di era modern.
Ia menambahkan, Polda Kalimantan Tengah juga akan terus memperkuat berbagai layanan kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, termasuk optimalisasi layanan darurat 110 serta peningkatan fungsi pelayanan kepolisian di lapangan.
Selain itu, Polda Kalimantan Tengah berkomitmen mendukung berbagai program strategis nasional melalui sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, serta kelompok tani dalam mewujudkan swasembada pangan sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.
“Demi terwujudnya Indonesia Emas 2045, Polda Kalteng juga akan bersinergi bersama pemerintah daerah, TNI, dan kelompok tani aktif dalam mengawal program prioritas nasional, yaitu swasembada pangan khususnya komoditas jagung,” katanya.
Rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diisi dengan upacara, tetapi juga dimeriahkan dengan penampilan tari kolosal yang melibatkan berbagai unsur sebagai simbol kebersamaan dan semangat persatuan. Selain itu, Polda Kalimantan Tengah turut menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol. Budi Rachmat, mengatakan keberhasilan Polri selama ini tidak terlepas dari dukungan serta kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, semangat “Polri untuk Masyarakat” akan terus menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Keberhasilan Polri ini tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan masyarakat. Semangat ‘Polri untuk Masyarakat’ akan terus menjadi pedoman kami untuk hadir lebih dekat, melayani dengan tulus, dan melindungi dengan sepenuh hati,” ujar Budi Rachmat.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, Polri diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.
























