SERUYAN – Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus meningkatkan kualitas keimanan, akhlak, dan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Siraman Rohani ASN yang digelar di Masjid Agung Nurul Yaqin, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang rutin dilaksanakan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam membina mental dan spiritual aparatur agar mampu menjalankan tugas pemerintahan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan nilai-nilai keagamaan.
Dalam tausiyahnya, H. Supian menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara hubungan dengan Allah SWT (Hablum Minallah) dan hubungan dengan sesama manusia (Hablum Minannas). Menurutnya, kedua aspek tersebut menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter ASN yang profesional sekaligus berakhlak mulia.
“Kenapa kita harus baik hubungan kita dengan Allah SWT? Karena Dia yang menciptakan kita, melindungi kita, menolong kita, dan menjadi tempat kita memohon segala sesuatu. Oleh karena itu, sudah sewajarnya kita menaati segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya,” ujar H. Supian.
Selain memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta, ASN juga diingatkan untuk selalu menjaga hubungan baik dengan sesama manusia. Sebagai makhluk sosial, manusia tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan kerja sama, saling menghormati, serta saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.
Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan dalam pergaulan maupun lingkungan kerja. Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang mengajarkan agar seseorang berkata baik atau memilih diam apabila tidak mampu menyampaikan perkataan yang bermanfaat.
Menurutnya, ucapan yang tidak terjaga dapat melukai perasaan orang lain dan berpotensi merusak hubungan persaudaraan maupun suasana kerja yang harmonis.
“Setiap perkataan hendaknya dipikirkan terlebih dahulu. Jika yang akan disampaikan dapat menyakiti hati orang lain, maka lebih baik tidak diucapkan. Jagalah lisan, karena dari lisan dapat lahir kebaikan maupun keburukan,” pesannya.
Lebih lanjut, H. Supian mengajak seluruh ASN untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, saling menghargai, serta menjauhi sikap maupun perkataan yang dapat menimbulkan konflik antarpegawai.
Dalam menjalankan tugas pelayanan publik, ASN juga diminta menerapkan budaya pelayanan yang ramah melalui prinsip 3S, yakni Senyum, Salam, dan Sapa. Menurutnya, sikap sederhana tersebut dapat memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat yang datang untuk memperoleh layanan pemerintah.
“Ketika masyarakat datang ke kantor untuk berurusan, sambutlah dengan senyum, berikan salam, dan sapa dengan baik. Pelayanan yang ramah akan memberikan kesan positif dan membuat masyarakat merasa dihargai,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik tidak hanya diukur dari kecepatan penyelesaian administrasi, tetapi juga dari sikap dan etika aparatur dalam melayani masyarakat.
Selain itu, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan tetangga dan lingkungan sekitar. Menurutnya, tetangga merupakan pihak yang paling dekat dan sering kali menjadi orang pertama yang mengetahui kondisi seseorang ketika menghadapi kesulitan maupun kebutuhan bantuan.
Karena itu, ASN diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan memperkuat silaturahmi, menjaga kerukunan, serta aktif membantu sesama.
Mengakhiri tausiyahnya, H. Supian berharap seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Seruyan dapat terus meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Layani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Ketika masyarakat pulang setelah mendapatkan pelayanan yang baik, mereka akan membawa kesan positif dan menyampaikan hal-hal baik tentang pemerintah. Sebaliknya, pelayanan yang kurang baik akan selalu diingat dan menjadi catatan yang tidak baik bagi kita,” tegasnya.
Melalui kegiatan siraman rohani tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap nilai-nilai spiritual dapat semakin tertanam dalam diri setiap ASN sehingga mampu mendukung terciptanya pelayanan publik yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.










































