PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) menggelar kegiatan Evaluasi Kinerja Tindak Lanjut Pengaduan melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (7/7/2026).
Evaluasi diikuti seluruh pejabat penghubung dan operator SP4N-LAPOR di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. Kegiatan ini bertujuan menginventarisasi berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan layanan pengaduan masyarakat sekaligus merumuskan solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Palangka Raya, Saipullah, S.STP., M.Si., mengatakan evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan layanan SP4N-LAPOR agar berjalan semakin optimal.
“Dengan adanya monitoring evaluasi ini, pengelolaan pengaduan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan efisien, serta mampu memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Saipullah menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada proses monitoring, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pengaduan pelayanan publik melalui evaluasi yang menyeluruh.
Menurutnya, berbagai masukan dan saran dari pejabat penghubung maupun operator akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan sistem pengelolaan pengaduan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
Lebih lanjut, Saipullah menambahkan bahwa kegiatan evaluasi juga bertujuan membangun komitmen bersama seluruh perangkat daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi SP4N-LAPOR sebagai kanal resmi penyampaian aspirasi dan pengaduan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan seluruh perangkat daerah semakin responsif dalam menindaklanjuti setiap pengaduan yang disampaikan masyarakat sehingga pelayanan publik dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan akuntabel.
“Kegiatan ini merupakan sarana evaluasi dan peningkatan kualitas pengelolaan pengaduan pelayanan publik sehingga ke depannya dapat terbangun komitmen bersama antara pejabat penghubung dan operator untuk mengimplementasikan dan mengoptimalkan aplikasi LAPOR sebagai kanal pengaduan,” katanya.
Saipullah berharap optimalisasi pengelolaan SP4N-LAPOR mampu meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, transparan, dan akuntabel.
























