KASONGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Katingan memperkuat sinergi dalam mempersiapkan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi Tim Kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Panitia Daerah yang digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Katingan, Rabu (5/8/2026).
Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan persiapan MTQH XXXIV yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 dapat berjalan sesuai rencana. Berbagai aspek teknis dibahas secara menyeluruh guna mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Katingan, Syaiful, Ketua Harian LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah, Khairil Anwar, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Ridho, jajaran Tim Kerja LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan.
Dalam rapat, pembahasan difokuskan pada kesiapan arena perlombaan, akomodasi kafilah dan dewan hakim, transportasi, konsumsi, pengamanan, pelayanan tamu, hingga mekanisme koordinasi antarbidang. Seluruh unsur penyelenggara diharapkan memiliki pemahaman yang sama agar setiap tahapan persiapan berjalan optimal.
“Rapat ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menelaah paparan panitia daerah sekaligus memberikan masukan pada setiap bidang agar seluruh persiapan semakin matang dan pelaksanaan MTQH XXXIV dapat berjalan sesuai yang direncanakan,” ujar Muhammad Ridho.
Menurut Muhammad Ridho, hasil evaluasi menunjukkan bahwa persiapan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Katingan sebagai tuan rumah telah menunjukkan perkembangan yang baik. Meski demikian, masih terdapat beberapa aspek teknis yang perlu disempurnakan agar pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung lebih maksimal.
“Secara umum kesiapan yang disampaikan sudah cukup baik. Tinggal dilakukan penyempurnaan pada beberapa aspek teknis sehingga seluruh tahapan pelaksanaan dapat berjalan lancar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah, Khairil Anwar, menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang intensif antara Tim Kerja LPTQ Provinsi dengan seluruh bidang kepanitiaan. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap kebutuhan teknis maupun kendala di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami berharap setiap bidang terus membangun koordinasi dan komunikasi yang intensif. Dengan begitu, apabila terdapat kendala, dapat segera diselesaikan tanpa menunggu mendekati hari pelaksanaan,” ujarnya.
Selain itu, Khairil Anwar mengusulkan agar pelaksanaan launching MTQH XXXIV dilaksanakan sekitar satu bulan sebelum pembukaan sebagai bagian dari upaya publikasi sekaligus pemantapan persiapan. Ia juga mengusulkan pelaksanaan rapat kerja LPTQ kabupaten dan kota, pengesahan peserta, serta pengecekan akhir terhadap arena perlombaan dan akomodasi menjelang pelaksanaan kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Kerja LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah juga meminta Panitia Daerah segera memfinalisasi kebutuhan akomodasi bagi dewan hakim, panitera, dan tim kerja sehingga penempatan hotel maupun homestay dapat dipastikan sejak dini.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Katingan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan penyelenggaraan MTQH XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang sukses, tertib, aman, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh kafilah maupun masyarakat.
Penyelenggaraan MTQH XXXIV di Kabupaten Katingan diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi tilawah Al-Qur’an dan hadis, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pembinaan generasi Qurani, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkokoh syiar Islam di Kalimantan Tengah.
























