KATINGAN – Puluhan hektare kebun kelapa sawit milik warga di Kabupaten Katingan hangus terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Km 4 sebelum Desa Petak Bahandang, Kecamatan Tasik Payawan, pada jalur Kasongan menuju Baun Bango, Minggu (2/8/2026).
Peristiwa tersebut mengakibatkan kawasan perkebunan warga dilalap api. Kepulan asap tebal terlihat membumbung tinggi dan membentang di sepanjang ruas jalan, sehingga mengganggu jarak pandang para pengguna jalan yang melintas. Selain itu, asap pekat juga menimbulkan bau menyengat yang berdampak pada kenyamanan dan pernapasan masyarakat.

Berdasarkan informasi di lokasi, hingga berita ini diturunkan belum terlihat adanya upaya pemadaman yang dilakukan oleh warga maupun instansi terkait di titik kebakaran tersebut. Namun, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi (police line) sebagai bagian dari pengamanan area.
Kondisi serupa juga ditemukan di kawasan lain, yakni di sepanjang jalan menuju UPT Hiyang Bana ke arah Baun Bango. Sejumlah kebun kelapa sawit milik masyarakat di wilayah tersebut juga dilaporkan terbakar dan telah dipasangi garis polisi oleh aparat kepolisian.
Kebakaran yang menghanguskan puluhan hektare lahan tersebut diduga berkaitan dengan kondisi musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Katingan. Minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan vegetasi, rumput, dan semak belukar menjadi sangat kering sehingga mudah terbakar ketika muncul sumber api.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan seluruh pihak selama musim kemarau. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan belum ada keterangan resmi mengenai luas lahan yang terbakar maupun nilai kerugian yang ditimbulkan.
























