PULANG PISAU – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dalam rangka Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan yang digelar di Stadion H.M. Sanusi, Sabtu (11/7/2026), tersebut menjadi wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus meningkatkan akses layanan kesehatan.
Turut hadir mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i, Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta, serta unsur Forkopimda Kabupaten Pulang Pisau.

Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menyampaikan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan Cek Kesehatan Gratis merupakan bentuk rasa syukur atas Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau sekaligus implementasi program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Sasaran Gerakan Pangan Murah kali ini adalah ASN Golongan I dan II, PPPK, tenaga kebersihan, honorer, buruh, petani, nelayan, serta masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau melalui subsidi dari pemerintah,” ujarnya.
Agustiar Sabran menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan tetap mengutamakan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Efisiensi bukanlah halangan. Kami akan terus mengutamakan program-program nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar program di atas kertas,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan harus dirasakan secara merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah tanpa membedakan daerah.
“Saya tidak ingin menjadi Gubernur Palangka Raya saja, tetapi menjadi Gubernur seluruh Kalimantan Tengah. Apa yang dirasakan masyarakat di Palangka Raya harus juga dirasakan masyarakat di seluruh kabupaten,” katanya.
Lebih lanjut, Agustiar Sabran menjelaskan bahwa Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar memenuhi persyaratan sebagai penerima manfaat. Program tersebut memberikan berbagai kemudahan, di antaranya:
- Layanan kesehatan menggunakan KTP.
- Bantuan pendidikan gratis.
- Bantuan sosial.
- Program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan gratis, pemberian beasiswa, serta Program Vokasi D1 bidang pertanian yang dibiayai pemerintah. Program tersebut dirancang untuk mencetak tenaga terampil yang siap mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah provinsi di Kabupaten Pulang Pisau merupakan bukti komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat secara langsung.
Edy Pratowo mengungkapkan, hingga saat ini terdapat 7.864 masyarakat Pulang Pisau yang telah menerima manfaat Program Kartu Huma Betang Sejahtera, ditambah 2.847 usulan baru yang masih dalam proses verifikasi sehingga jumlah penerima diharapkan mencapai sekitar 10 ribu orang.
“Melalui KHBS, masyarakat tidak hanya menerima bantuan pangan dan bantuan tunai, tetapi juga memperoleh kemudahan layanan kesehatan, pendidikan gratis, beasiswa, hingga berbagai program pemberdayaan ekonomi,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah membuka Program Vokasi D1 gratis bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya bagi 1.000 peserta. Lulusan program tersebut nantinya dipersiapkan bergabung dalam Brigade Pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah.
Menutup kegiatan, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat sinergi, menjaga persatuan, serta mendukung pembangunan daerah agar berbagai program pemerintah dapat berjalan optimal demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, sejahtera, dan bermartabat.
























